Gempa M 4,8 Guncang Sigi, BMKG: Getaran Sampai Palu
Gempa Magnitudo 4,8 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah, dan getarannya terasa hingga Palu pada Sabtu sore.
Pelaksanaan audit eksterna di Dinas Kesehatan Bantul. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Bantul berhasil meraih sertifikat ISO 27001:2022 untuk sistem manajemen keamanan informasi dan ISO 9001:2015 manajemen mutu. Perolehan dua sertifikasi sekaligus itu diraih setelah dilakukan audit eksternal Pada Kamis (22/6/2023) hingga Jumat (23/6/2023) lalu.
Dinkes Bantul telah meraih sertifikat ISO 9001:2015 sejak tahun 2016 dan memperbarui sertifikat tersebut di tahun 2023. Sebagai tindak lanjut dari ketentuan Ditjen Dukcapil Kemendagri terkait UU Perlindungan Data Pribadi, Dinkes Bantul berkomitmen meningkatkan kualitas sistem manajemen keamanan informasi instansi melalui ISO 27001:2022.
BACA JUGA : SERTIFIKAT ISO : 21 Sekolah di Sleman Bersertifikat ISO
Proses sertifikasi kedua standar ISO tersebut, Dinkes Bantul didampingi oleh Tim Trust Consultant, yang merupakan perusahaan jasa konsultan standar ISO di Jogja. Di mana sudah beberapa kali Dinas Kesehatan Bantul didampingi oleh Trust Consultant dalam proses implementasi standar ISO.
Adapun Tim Auditor Eksternal ISO 9001:2015 dan ISO 27001:2022 berasal dari lembaga sertifikasi TUV Rheinland Indonesia. Kegiatan audit eksternal tersebut berlangsung dengan lancar tanpa kendala.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Tri Widiyantara menyatakan keamanan informasi merupakan isu global yang berkembang di Indonesia dalam dua tahun terakhir.Oleh karena itu Dinkes Bantul berusaha untuk memastikan keamanan informasi terutama pada situs Dinas Kesehatan Bantul penting, agar terjaga dari kebocoran informasi yang berdampak negatif.
“Kami berkomitmen penuh untuk memperbaiki kinerja di seluruh lingkungan Dinkes Bantul. Menjadikan kualitas mutu dan keamanan informasi sebagai sebuah budaya yang akan terus diterapkan secara berkelanjutan,” kata Agus Tri dalam rilisnya.
BACA JUGA : DPMPT Bantul Sukses Pertahankan ISO 9001:2015
Ia menambahkan seluruh manajemen mutu dan sistem informasi di Dinas Kesehatan Bantul sudah dilaksanakan sesuai dengan standar mutu. Setelah melalui proses audit dan mendapatkan dukungan dari Bupati dan jajaran Pemkab Bantul, akhirnya Dinkes Bantul berhasil meraih dua sertifikat sekaligus, yaitu ISO 9001:2015 dan ISO 27001:2022.
“Kegiatan proses sertifikasi ISO ini sebagai wujud komitmen kuat dari Dinas Kesehatan Bantul untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas manajemen mutu instansi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Magnitudo 4,8 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah, dan getarannya terasa hingga Palu pada Sabtu sore.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.