Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kejaksaan Negeri Gunungkidul masih menunggu hasil putusan banding dalam kasus pembunuhan wanita tanpa busana di Pantai Ngrawe di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari beberapa waktu lalu.
Banding diajukan karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun kedua terdakwa belum puas atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim dalam sidang yang digelar Selasa (16/5/2023).
BACA JUGA: Pembunuh Wanita yang Ditemukan Tanpa Busana di Pantai Gunungkidul Dituntut Hukuman Mati
Dalam sidang saat itu, terdakwa Eko Ronggo Waskito dan Agus Ariyono dijatuhi vonis hukuman mati. Majelis hakim pun memberikan kesempatan banding atas putusan tersebut.
Kepala Seksi Intel, Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Herman Hidayat mengatakan, kasus pembunuhan ini bermula saat penemuan mayat wanita telanjang di Pantai Ngrawe. Hasil penyelidikan dari kepolisian, lokasi pembunuhan berada di Pantai Kukup dan jasad korban dibuang ke laut.
Ia mengakui sudah ada putusan dari pengadilan dengan menjatuhkan hukuman mati kepada dua pelaku. Namun, kasus ini belum memiliki kekuatan hukum tetap karena ada pengajuan banding dari kedua belah pihak.
“Sudah diajukan hampir dua bulan lalu, tapi hingga sekarang masih menunggu hasilnya. Untuk tindak lanjutnya, kami harus menunggu hasil putusan banding dan mudah-mudahan dalam waktu dekat segera diputuskan,” katanya, Minggu (16/6/2023).
Dia menjelaskan, alasan banding yang diajukan JPU untuk mengantisipasi putusan hukum di tingkat selanjutnya. Pasalnya, jika tidak mengajukan maka kesempatan mengajukan kasasi akan tertutup.
BACA JUGA: Kasus Mutilasi Sleman, Korban dan Kedua Pelaku Ternyata Saling Berteman
“Makanya kami tetap banding sehingga nantinya bisa mengambil langkah hukum selanjutnya [mengajukan kasasi] setelah putusan banding di pengadilan tinggi keluar. Jika, tidak banding, maka kami tidak bisa menanggapinya,” katanya.
Untuk kedua terpidana hingga sekarang belum dieksekusi dan masih berstatus tahanan di Lapas Wonosari. Rencananya eksekusi dilakukan pada saat sudah keluar kekuatan hukum yang tetap.
Dalam pembacaan vonis, Ketua Majelis Hakim I Gede Adi Muliawan membacakan hal-hal yang memberatkan. Kedua terdakwa telah melakukan tindakan bengis, keji, sadis, dan tidak berperikemanusiaan sehingga menilai perbuatan terdakwa tidak beradab.
“Pembunuhan tidak hanya satu orang karena janin yang dikandung juga ikut meninggal dunia sehingga dikenakan pasal berlapis,” katanya.
Kedua terdakwa juga menghindari tanggungjawab hukumnya dengan cara berupaya menjual barang-barang milik korban untuk kepentingan melarikan diri. “Untuk hal yang meringankan tidak ada. Keduanya dijatuhi vonis hukuman mati,” kata Majelis Hakim.
Kedua terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang No.17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.1/2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No.23/2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Sejumlah menteri memimpin upacara HUT RI di daerah. Beberapa pejabat berada di NTT untuk memantau penanganan gempa.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 usai menaklukkan Asia Muhammad/Fanny Stollar dengan skor 7-5, 7-5. Selanjutnya mereka aka
Kekalahan 0-3 dari Arsenal di Community Shield tak membuat Maresca patah arang. Ia pastikan Man City tetap aktif di bursa transfer usai datangkan Elliot Anderso
Jorge Martin ungkap perubahan besar setelah juara dunia 2024. Tak lagi obsesi menang, ia fokus konsisten dan kini puncaki klasemen MotoGP 2026 dengan 240 poin
Lens juara Piala Super Prancis 2026 usai kalahkan PSG 1-0. Gol Thauvin dan kartu merah Antonio serta Mendes warnai laga. Ini trofi perdana Lens.