25.640 Siswa di Gunungkidul Divaksin Campak, Difteri, dan HPV
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Suasana di kawasan Embung Batara Sriten di Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar. Foto diambil belum lama ini./Istimewa/Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul bakal menetapkan kebijakan baru terkait dengan retribusi masuk objek wisata. Rencananya tiket masuk termahal dipatok Rp9.500 dan termurah Rp2.000 per destinasi.
Skema baru tentang retribusi masuk wisata tertuang dalam Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah yang sekarang masih didalam pembahasan antara tim dari pemkab bersama dengan DPRD Gunungkidul. Besaran retribusi wisata tertuang dalam bagian lampiran raperda ini.
BACA JUGA: Wahanarata, Wisata Alternatif Anak-anak di Jogja Resmi Dibuka
Berdasarkan data tersebut tiket masuk termahal dipatok Rp9.500 per orang. rencananya tarif ini berlaku di Pantai Baron; kawasan Pantai Kukup yang meliputi Pantai Buluk dan Ngrawe; Pantai Sepanjang; Pantai Slili; Pantai Sundak; Pantai Poktunggal; Pantai Wediombo, Pantai Gesing; Pantai Ngobaran; Pantai Ngedan dan Gua Pindul. Sedangan tarif Rp7.000 per orang berlaku di destinasi Pantai Timang; Pantai Siung dan kawasan Bukit Paralayang Watugupit.
Adapun tarif Rp4.500 per orang akan berlaku di destinasi Embung Batara Sriten dan Cave Tubing Kalisuci. Sedangkan tarif sebesar Rp2.800 per orang berlaku di kawasan Gua Cerme dan Gunung Gambar.
Untuk tarif wisata termurah, pemkab menepatkan Rp2.000 per orang. Tarif ini berlaku untuk destinasi di Embung Nglanggeran dan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Asisten II Setda Gunungkidul Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Siti Isnaini Dekoningrum Nurhandayani mengatakan, memang ada rencana pemberlakuakn tarif baru di destinasi wisata. Hal ini sejalan dengan pembahasan Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
“Masih dibahas bersama-sama dengan DPRD Gunungkidul. Untuk nominal tarif tertuang dalam lampiran raperda,” kata Isnaini, Selasa (25/7/2023).
Menurut dia, pembahasan raperda ini tidak hanya membahas tentang retribusi masuk wisata. Pasalnya, juga menyangkut berbagai masalah tentang pajak dan retribusi daerah.
“Seluruh masalah yang berkaitan dengan penarikan pajak dan retribusi dijadikan satu dalam satu perda,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, perubahan skema tiketing di destinasi pantai Gunungkidul sedang dibahas di DPRD. Kebijakan ini merupakan tindaklanjut dengan dikeluarkannya Undang-Undang No.1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Daerah.
Hary menjelaskan, sebelum perubahan skema ini dibahas, penetapan retribusi masuk wisata pantai berdasarkan kawasan. Sebagai contoh dari Pantai Pulangsawal hingga Baron hanya ditarik satu retribusi. “Makanya akan diubah jadi per detinasi. Nantinya masuk Pantai Baron akan ditarik retribusi dan saat masuk ke Pantai Kukup akan ditarik lagi,” ungkapnya.
Ketua Pansus Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Sumaryanta mengatakan, rancangan masih dibahas sehingga keputusan final tentang besaran tarif menunggu selesainya pembahasan. “Masih rancangan dan potensi berubah masih tetap ada sebelum kesepakatan bersama diketok,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.