Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana penyerahan simbolis sertifikat halal oleh Sekda Jogja Aman Yuriadijaya pada pelaku UMKM di wilayahnya, Rabu (27/7/2023). /Dok Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja berusaha menambah jumlah pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) diwilayahnya memiliki sertifikat halal. Tahun ini Pemkot Jogja menargetkan 1.200 UMKM memiliki sertifikat tersebut.
Realisasi target tersebut terus diupayakan, terutama dengan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja. Sekretaris Daerah (Sekda) Jogja Aman Yuriadijaya menyebut sertifikat halal penting dimiliki pelaku UMKM Jogja agar dapat meperluas pangsa pasar produknya.
BACA JUGA : Produk UMKM Pedesaan Perlu Didaftarkan Sertifikasi Halal
Pemkot Jogja, jelas Aman, terus memfasilitasi UMKM diwilayahnya untuk mendapat sertifikat tersebut terutama dengan membuka konsutasi gratis. “Sertifikat halal adalah kunci utama pemasaran produk, apalagi sekarang jadi syarat ekspor dengan target negara-negara muslim,” ujarnya, Rabu (27/7/2023) kemarin.
Selain memperluas pangsa pasar, menurut Aman, sertifikat halal juga dapat meningkatan daya saing produk UMKM dari Jogja. “Apalagi 2024 nanti semua produk makanan dan minuman harus semuanya memiliki sertifikat halal, makanya kami terus mendorong pelaku UMKM untuk melakukan sertifikasi,” katanya.
Kepala BPJPH Kemenag Jogja Handri Kusuma terus melakukan pendampingan pelaku UMKM untuk memenuhi target sertifikasi halal sebanyak 1.200 produk tersebut. “Akselerasi sertifikasi halal sudah kami gencarakan dengan baik, seperti kini kami secara simbolis membagikan 10 pelaku UMKM sertidikat halal,” katanya..
Handdri menjelaskan dalam proses akselerasi sertifikasi halal ini akan mempriritaskan UMKM dalam bidang kuliner. “Karena produk kuliner memang ditargetkan untuk diperbanyak sertifikasi halalnya,” jelasnya.
BACA JUGA : Raih Sertifikat Halal, Lawson Makin Mantap Sediakan Produk Berkualitas dan Halal
Selain pendampingan, jelas Handdri, BPJPH Kemenag akan berkooridnasi dengan Pemkot Jogja untuk memenuhi target tersebut. “Koordinasi akan diintesifkan agar target dapat tercapai dengan cara yang efektif, terutama dengan Dinas Koperasi dan UKM Jogja,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar