Peredaran Rokok Ilegal di DIY Naik, 412.000 Batang Dimusnahkan
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pj Walikota Jogja Singgih Raharjo memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (4/8/2023). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mengklaim gerakan Mbah Dirjo atau Mengolah Limbah dan Sampah dengan Biopori Ala Jogja mampu mengurangi produksi sampah harian sebanyak 30%.
Jika rata-rata produksi sampah Kota Jogja mencapai 260 ton perhari, artinya gerakan itu mampu mengurangi sampah mencapai 78 ton. "Kemarin kita hitung sekitar 30 persen dari total 260 ton sampah per hari. Gerakan ini akan kita upayakan secara masif untuk mengurangi sampah," kata Pj Walikota Jogja Singgih Raharjo, Jumat (4/8/2023).
BACA JUGA: Jogja Mulai Dikepung Sampah, Walhi Desak Pemerintah Ambil Langkah Strategis
Singgih menyebutkan, gerakan itu tidak hanya menyasar masyarakat tapi juga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jogja. Setiap ASN diminta untuk membuat pengolahan sampah organik lewat metode biopori di rumah tangga masing-masing. Kemudian juga mengedukasi tetangganya untuk melakukan gerakan serupa.
"Kami juga wajibkan seluruh ASN di kota agar menjadi contoh bagaimana Mbah Dirjo diterapkan di rumah tangga mereka sekaligus edukasi tetangganya agar mengimplementasikan gerakan itu dan saya yakin lewat itu bisa turun cukup banyak terutama sampah organik," jelasnya.
Para ASN juga diwajibkan menyertakan tanda bukti bahwa di tingkat rumah tangga mereka sudah menerapkan gerakan Mbah Dirjo. "ASN wajib sifatnya minimal satu di rumah tangganya dan nanti foto buktinya ke atasan masing-masing untuk direkap," kata Singgih.
Di sisi lain, pihaknya juga menyayangkan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan di sejumlah titik. Padahal depo dan TPS di sejumlah tempat sudah dibuka meski sifatnya terbatas.
"Kalau yang kasus kemarin ini yang di Patuk atau Beskalan sudah bersih dan saya berharap tidak ada lagi karena depo sudah kita buka dan perlu kesadaran warga," ungkapnya.
Menghadapi libur akhir pekan panjang pada minggu depan pihaknya juga mengajak wisatawan untuk mengurangi produksi sampah. Mereka bisa memilah antara sampah organik dan anorganik agar penguraian di tingkat depo dan TPS semakin mudah dilakukan.
"Libur long weekend kita mendorong masyarakat dan wisatawan agar sadar dalam mengurangi sampah, kalau kita produksi sampah terus tentu akan memperparah situasi, kalau kita bisa kurangi dan dilakukan pemilahan yang mana bisa diolah antara sampah organik dan anorganik seperti Mbah Dirjo akan jadi solusi di tingkat hulu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.