Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
foto ada diemail
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul optimistis pengerjaan gedung DPRD bisa selesai lebih cepat. Hal ini tak lepas dari perkembangan pembangunan yang sudah mencapai 95%.
Kepala Seksi Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, target pembangunan gedung DPRD Gunungkidul selesai di akhir November 2023. Namun bisa lebih cepat karena diperkirakan pada Oktober seluruh pekerjaan sudah dirampungkan semua.
“Kami optimitis bisa selesai lebih cepat dari jadwal yang tertuang dalam kontrak,” kata Nanang, Selasa (8/8/2023).
Menurut dia, upaya pengawasan pembangunan terus dilakukan. Adapun perkembangannya juga berjalan dengan lancar dan mencapai 95%. Hingga sekarang bentuk bangunan gedung dan joglo sudah jadi.
Ia mengungkapkan kekurangan sekitar 5% berkaitan dengan penyempurnaan tampilan gedung. Selain itu, ada pengerjaan eletrikal seperti pemasangan instalasi listrik, AC hingga audio dalam gedung.
“Tentunya juga ada pengecekan kelayakan bangunan secara menyeluruh. Dengan perkembangan ini, kami yakin bisa selesai lebih cepat dari kontrak,” katanya.
BACA JUGA: Uang Hasil Kejahatan Lingkungan Masuk ke Partai Politik, PPATK: Ada Rp1 Triliun
Meski dapat selesai lebih cepat, Nanang mengakui gedung DPRD belum selesai sepenuhnya. Hal ini dikarenakan di tahun depan masih ada rencana pembangunan seperti pengerjaan landskap yang baru diusulkan di 2024.
“Jadi yang selesai baru bangunan gedung sehingga tahun depan masih ada pengerjaan lainnya,” kata Nanang.
Ketua DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko menambahkan, pembangunan gedung DPRD dialokasikan anggaran sekitar Rp42 miliar. Hanya saja, setelah proses lelang, alokasi pembangunan hanya menelan biaya sekitar Rp33 miliar.
“Pengerjaannya dengan skema multiyears dan dimulai pada 2022 lalu,” katanya.
Menurut dia, pembangunan hanya untuk gedung sehingga di 2024 masih ada beberapa penyelesaian pengerjaan guna melengkapi kebutuhan dalam operasional. Selain pemasangan mebeler juga ada partisi gedung untuk menunjang kinerja DPRD.
“Ruangannya kan butuh perlengkapan dan itu yang dikerjakan di tahun depan. Sekarang, pembangunan hanya untuk bangunan gedung dan joglo,” katanya.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Herry Sukaswadi saat dikonfirmasi kemarin menyerahkan sepenuhnya pembangunan ke DPUPRKP. Pihaknya hanya menerima jadi untuk berkantor anggota dewan. “Kami yang akan menggunakan, tapi proses pembangunannya tidak ikut-ikut. Sebab, pengerjaan diserahkan sepenuhnya ke DPUPRKP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.