Tempe Pondoh Sleman Dipatenkan, Nyaris Diklaim Pihak Lain!
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Ilustrasi kontes kambing./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulonprogo akan mengadakan kontes ternak kambing Peranakan Ettawa (PE) di Pasar Hewan Terpadu Kulonprogo pada Selasa (19/9/2023). Kontes tersebut menjadi upaya untuk mendongkrak harga jual kambing PE.
Kepala Bidang Peternakan DPP Kulonprogo, Hari Suryanto, mengatakan bahwa kambing PE merupakan komoditas ternak unggulan Kabupaten Kulonprogo. Selain itu, pasar untuk kambing PE tergolong besar. "Kambing PE termasuk komoditas unggulan Kulonprogo. Bukan kambing potong itu tapi untuk klangenan," kata Hari, Selasa (19/9/2023).
Ditetapkannya kambing PE sebagai komoditas unggulan dibarengai dengan prospek pasar kambing yang luas. Ke depan, DPP mengupayakan agar setiap kapanewon memiliki peternak kambing PE.
BACA JUGA: Ratusan Kambing Etawa Ikut Kontes
Sebenarnya, kata dia, kambing PE lebih cocok dikembangbiakkan di wilayah Utara atau di kawasan perbukitan. Hampir semua warga Kapanewon Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo memelihara kambing PE. Hanya saja, seiring perkembangan waktu, wilayah bawah juga ada yang mengembangbiakkan kambing PE.
"Peternak-peternak yang memang sudah profesional itu kalau mengembangbiakkan di bawah juga bisa. Soalnya ada susu pengganti untuk induk [kambing PE]. Kalau begitu ke depan rencana kami semua kapanewon ada [peternak kambing PE]. Benar-benar prospek," katanya.
Harga kambing PE bervariasi. Kambing PE yang biasa dihargai sekitar Rp10 juta untuk betina dan Rp15 juta -- Rp20juta untuk jantan. Harga tersebut akan melejit mencapai lebih dari Rp100 juta ketika kambing PE memenangi kontes.
"Kegiatan ini khusus untuk Kabupaten Kulonprogo. Tujuan lainnya itu untuk mendongkrak harga jual kambing PE. Kambing ini juga sudah dikenal di seluruh Indonesia. Pasarnya luas," katanya.
"Cempe berumur tiga bulan aja bisa dihargai Rp50 juta. Kalau memang bentuknya bagus."
Sementara itu, Pejabat Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian DPP Kulonprogo, Yanuaryanti Kristina Putraningsih mengatakan kontes kambing PE juga bertujuan untuk memunculkan bibit-bibit lokal kambing PE yang berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.