Pendapatan Gunungkidul 2027 Diproyeksikan Rp1,9 Triliun
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat mengecek air dari program pamsimas yang dibangun di Kalurahan Pengkok, Patuk, Rabu (30/8/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengklaim akses air bersih di Gunungkidul sudah mencapai 89%. Hal ini diungkapkan pada saat meresmikan program Pamsimas di Kalurahan Pengkok, Patuk, Rabu (30/8/2023).
Menurut dia, upaya peningkatan jangkauan air bersih ke masyarakat terus dilakukan. Sejumlah program telah dijalankan mulai dari pamsimas hingga optimalisasi sumber sungai bawah tanah di Bumi Handayani.
“Hari ini saya meresmikan tiga pamsimas sekaligus. Selain di Kalurahan Bleberan, juga di Kalurahan Pengkok, Patuk dan Serut di Gedangsari,” katanya kepada wartawan, Rabu siang.
Menurut dia, program pamsimas sangat membantu karena akses layanan air bersih kepada warga bisa semakin mudah. “Karena berbasis masyarakat, saya minta dikelola dengan baik dan terus diawasi oleh masyarakat juga,” katanya.
BACA JUGA: BPBD DIY Imbau Masyarakat Hemat Air Bersih
Di musim kemarau ini, Bupati juga berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan air dengan bijak dan secukupnya. “Gunakan sewajarnya dan jangan sampai terbuang percuma,” katanya.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah DIY, Jonny Echsan Zainuri mengatakan, program pamsimas akan terus dilaksanakan. Selain pemenuhan akses air bersih, juga untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi. “Apa yang telah dibangun bisa memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat,” katanya.
Dia berharap fasilitas yang dibangun bisa terus dijaga sehingga dapat akses air bersih ke warga tidak terhambat. “Pemeliharaan sangat penting agar beroperasi dengan baik,” katanya.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Muhammad Fajar Nugroho mengatakan, tahun ini di Gunungkidul dibangun enam titik pamsimas. Lokasinya berada di Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin; Kampung, Kapanewon Ngawen; Tegalrejo dan Serut di Kapanewon Gedangsari.
Adapun dua lainnya berada di Kalurahan Bleberan, Playen dan Pengkok di Kapanewon Patuk. Setiap titik mendapatkan bantuan pembangunan sebesar Rp400 juta sehingga total program pamsimas di tahun ini anggarannya mencapai Rp2,4 miliar. “Semua sudah selesai dibangun dan air bisa dimanfaatkan bagi warga sekitar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.