Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Pengunjung wisata sedang bermain di Pantai Indrayanti atau Pulangsawal di Kalurahan Tepus, Tepus. Foto diambil 9 September 2023 Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul membuka opsi untuk menurunkan targrt Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi masuk wisata. Penurunan masuk dalam agenda pembahasan APBD Perubahan 2023.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana mengatakan, target PAD wisata dari tiket masuk Kawasan pariwisata di tahun ini sebesar Rp28,9 miliar. Namun hingga pertengahan September ini pemasukan baru sekitar Rp16 miliar.
“Prosentasenya baru sekitar 55% dari target,” kata Windu, Minggu (17/9/2023).
Menurut dia, capaian sementara ini masih jauh dari target. Oleh karenanya ada upaya dari pemkab untuk menurunkan target pada saat pemabhasan APBD perubahan.
Meski demikian, Windu belum bisa berkomentar Panjang dikarenakan proses masih dalam pembahasan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Dereng saget matur mas. Prayogi nyuwun pirso ke Pak Sekda [belum bisa berbicara banyak mak. Lebih baik meminta penjelasan ke Pak Sekda,” katanya.
Menurut dia, opsi menurunkan target PAD sudah disampaikan ke anggota DPRD Gunungkidul. “Sudah diberikan argumentasinya agar target PAD wisata dapat diturunkan,” katanya.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta belum bisa dimintai keterangan. Pada saat dihubungi, ia berdalih sedang tugas di lapangan.
“Coba ke Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Ini saya sedang di lapangan,” kata Sri Suhartanta melalui pesan WA.
Adapun Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, penurunan target PAD wisata berkaitan dengan capaian pedapatan saat ini. Selain itu, perbaikan jalan Jogja-Wonosari juga dinilai akan memberikan pengaruh terhadap tingkat kunjungan wisata.
BACA JUGA: Melihat Laut dari Atas Bukit, Ini Rute ke Puncak Segoro Gunungkidul
“Makanya kami ingin target diturunkan dengan menyesuaikan kondisi riil dalam perkembangan capaian PAD di sektor ini,” kata Putro.
Terpisah, Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengatakan, ada upaya dari pemkab untuk menurunkan target PAD wisata. Hal ini terlihat dalam rencana pembahasan APBD Perubahan 2023.
“Masih akan dibahas. Yang jelas, memang ada upaya menurunkan target,” katanya.
Ery mengungkapkan, nota pengantar dan draf RAPBD Perubahan 2023 sudah diserahkan ke DPRD Gunungkidul. “Minggu depan mulai dibahas dan kepastian terkait dengan rencana penurunan PAD wisata akan masuk dalam agenda pembahasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.