Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Meski sama-sama mengalami kekeringan, warga di Kalidadap 1, Kalurahan Selopamioro, Imogiri ini mengiklaskan sumurnya untuk dimanfaatkan warga setempat.
Warga Kalidadap 1, Kalurahan Selopamioro, Imogiri, menjadi salah satu wilayah yang cukup parah terdampak kekeringan. Merespon hal tersebut, beberapa bantuan sudah diberikan, salah satunya pendistribusian air bersih dari sumur.
Baca Juga: Alami Kekeringan Parah, Kalidadap 1 Dapat Bantuan Saluran Air Bersih
Bantuan tidak saja datang dari pemerintah, tetapi juga lembaga sosial, salah satunya Amanah Takaful. Mereka awalnya menyalurkan air bersih secara berkala ke Kalidadap 1. Namun karena dianggap kurang efektif, maka dicoba pendistribusian air dengan cara lain.
Sumur di salah satu warga tersebut memang sejak dulu dimanfaatkan warga sekitar untuk kebutuhan air bersih sehari-hari. Sumur yang pada awalnya memiliki kedalaman tiga meter ini kemudian diperdalam lagi oleh menjadi 7,5 meter.
Melalui sumur tersebut, Amanah Tafakul membantu proses penampungan air dan distribusi melalui kran-kran yang dapat dimanfaatkan 38 rumah tangga di sekitarnya. “Dengan demikian, warga akan lebih mudah mengakses air bersih,” katanya.
Baca Juga: Kekeringan Meluas, Dinas Sosial DIY Bakal Dropping Air Bersih 115 Tangki
Pemilik sumur, Sowo Rahmad Andreyanto, mengatakan setiap musim kemarau, warga Kalidadap 1 memang kesulitan air bersih. Biasanya warga mengambil air dari sumur miliknya secara gratis untuk dimanfaatkan selama bencana kekeringan.
“Dari zaman simbah-simbah saya dulu, sumur ini memang sering dipakai warga. Bebas saja mau diambil kapan. Kami sekeluarga tidak apa-apa, sudah direlakan, silakan dimanfaatkan untuk warga sekitar. Karena memang wilayah ini kalau kemarau sulit air bersih,” ungkapnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, per Minggu (17/9/2023) terdapat 11 kalurahan dengan 18 dusun yang terdampak kekeringan, meliputi Triwidadi, Terong, Srimulyo, Sriharjo, Selopamioro, Seloharjo, Segoroyoso, Muntuk, Mangunan, Jatimulyo dan Bangunjiwo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.