PPP Kukuhkan DPC dan PAC Se-DIY, Siapkan Regenerasi Jelang Pemilu 2029
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Lima orang tewas diduga usai meneggak minuman keras (miras) oplosan di Bantul. Peristiwa itu menimpa warga Srandakan tiga orang, kemudian dua lainnya dari Palbapang dan Pandak. Kasus tersebut sedang ditangani Polres Bantul.
Korban jiwa akibat miras oplosan ini sudah terjadi kesekian kalinya di wilayah DIY. Meski demikian masyarakat terutama yang mengonsumsi tidak memiliki efek jera terhadap miras oplosan.
Berbeda dari minuman alkohol yang beredar saat ini, pada miras oplosan tidak bisa ditentukan berapa persen kandungan pasti etanol nya. Karena penjual mengoplos cenderung asal-asal.
BACA JUGA : Miras Oplosan Kembali Makan Korban, 2 Warga Kulonprogo
Berdasarkan situs Klikdokter, sejumlah gejala yang menunjukkan dampak dari keracunan miras oplosan antara lain, dapat menyebabkan perasaan senang (eforia), merasakan pusing, mengantuk hingga depresi sistem syaraf pusat (SSP).
Selain itu keracunan miras oplosan juga mengalami mual, muntah, nyeri perut, diare, pankreatitis, perdarahan pada saluran pencernaan. Kemudian disorientasi, inkoordinasi otot, paralisis otot. Dampak lebih parah lagi yaitu depresi pernafasan, gagal nafas, aspirasi paru, edema paru, pneumonitis, kejang, pingsan, koma. Bahkan jika etanol dikonsumsi dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kematian.
Seringkali pada miras oplosan yang ada, kandungan etanolnya justru sangat rendah namun metanolnya sangat tinggi bahkan bisa melebihi 50%. Metanol dan etanol mempunyai bau dan bentuk cairan sama, oleh karena itu pecandu alkohol dengan keterbatasan dana memilih menggunakan methanol dibandingkan etanol karena harganya jauh lebih murah. Dilihat dari bahaya terhadap efek kesehatan, metanol jauh lebih berbahaya daripada etanol.
Efek Miras Oplosan
1. Terjadi penekanan sistem saraf pusat yang timbul dalam waktu 30 menit sampai 2 jam pertama. Gejala tersebut antara lain meningkatkan kerja jantung, mual, muntah, vertigo, rasa kantuk, gastritis, diare, sakit punggung.
BACA JUGA : 5 Warga Bantul Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan
2. Fase laten mengikuti depresi sistem saraf pusat
3. Terjadi asidosis metabolik berat
4. Toksisitas pada mata, diikuti dengan kebutaan, kejang, gagal ginjal akut disertai mioglobulinuria (terdeteksinya protein serat otot/mioglobin dalam urin) dan hematuria (darah di dalam urin), koma dan bisa berujung kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.