Jelang Penetapan Calon, Panitia Pilur Diminta Cermati Aturan
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Aktivitas lalu lintas di Kawasan Bundaran Tugu Tobong Gamping di Kalurahan Logandeng , Playen. Senin (30/10/2023)./ Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul memastikan penataan wajah kota akan dilanjutkan tahun depan. Program yang dimulai sejak 2022 sempat terhenti di tahun ini dikarenakan masalah defisit anggaran yang dimiliki Pemkab.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, penataan wajah kota untuk meneruskan pembangunan di Kawasan Tugu Tobong Gamping menjadi program prioritas yang dilaksanakan di tahun depan. Untuk pelaksanaannya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar guna melanjutkan penataan.
“Memang tidak sebesar waktu pembangunan tahap satu, karena memang anggarannya masih terbatas. Tapi, yang jelas akan dilanjutkan tahun depan,” kata Irawan kepada wartawan, Senin (30/10/2023).
Dia menjelaskan, sesuai dengan masterplan yang disusun, penataan Kawasan ibu kota kabupaten akab berlangsung mulai dari bundaran Tugu Tobong Gamping di Kalurahan Logandeng, Playen hingga perempatan Baleharjo, Wonosari. Program ini mulai dilaksanakan dengan menata dan mengubah ikon dari tugu patung kendang menjadi tobong gamping di 2022.
Rencananya pembangunan dilanjutkan tahun ini dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp14,7 miliar. Meski demikian, Irawan mengakui di tengah tahun berjalan, alokasi harus dicoret untuk memperkecil defisit anggaran dari 4,7% menjadi 2,2%.
“Jadi tahun ini tidak ada kelanjutan pembangunan dan rencananya dilanjutkan lagi tahun depan. Sasarannya melanjutkan yang sudah jadi menuju Alun-Alun,” katanya.
BACA JUGA: Diklaim Sudah Kelar, Ternyata Masih Ada Pekerjaan di Kawasan Tugu Tobong Gunungkidul
Meski demikian, untuk pengerajaan disesuaikan dengan anggaran sehingga belum bisa menyelesaikan sampai perempatan Baleharjo. “Memang harus bertahap dan pengerjaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, penataan tahap satu di kawasan ibukota kabupaten dilaksanakan sejak 2022. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp8,4 miliar.
Ia mengungkapkan, untuk pelaksanaan tahap kesatu banyak yang dikerjakan. Selain membuat jalur pedestrian dari kawasan bundaran hingga dekat Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga ada pergantian ikon bundaran dari patung pengendang menjadi miniature tugu tobong gamping.
“Ada juga pemasangan lampu-lampu untuk mempercantik kawasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Nasirun meninggalkan warisan besar bagi seni rupa Indonesia. Dari kritik sosial era 1990-an hingga eksplorasi memorabilia pada 2025, karya-karyanya menjadi cerm
OpenAI memangkas harga GPT-5.6 Luna hingga 80 persen dan Terra 20 persen untuk menghadapi persaingan model AI murah dari China seperti DeepSeek dan Z.ai.
Persija Jakarta lolos semifinal Piala Presiden 2026 usai bantai PSMS 4-1. Gol Arlyansyah, Dethan, Agi, dan Gustavo. Simak ringkasannya.
Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: pelatih Vietnam tuntut dua striker Brasil bangkit. Dukungan penuh suporter di Pakansari.
Pemkab Bantul mulai menyalurkan bantuan seragam gratis untuk siswa baru SD, SMP, MI, dan MTs pada awal hingga pertengahan Agustus 2026. Total anggaran mencapai