Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti (tengah) memberi keterangan dalam konferensi pers Hasil Konsolidasi Nasional Menjelang Penilu 2024 di Kampus IV UAD, Bantul, Jumat (17/11/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL–Sebagai organisasi masyarakat berbasis agama, Muhammadiyah berkomitmen menjaga netralitas dalam pemilu 2024. Salah satunya dengan menonaktifkan anggota yang terlibat dalam pemenangan baik capres-cawapres maupun calon legislatif.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menegaskan secara kelembagaan Muhammadiyah senantiasa menjaga netralitas. Muhammadiyah senantiasa membangun komunikasi sebaik mungkin kepada semua pasangan capres-cawapres dan parpol yang terlibat pemilu 2024.
Muhammadiyah membebaskan kepada pimpinan dan anggota terlibat politik praktis seperti masuk tim sukses capres-cawapres atau maju sebagai calon anggota legislatif. Namun, terkait dengan hal ini, PP Muhammadiyah menerbitkan kebijakan penonaktifan dari jabatannya.
“Jadi kalau ada rektor menjadi tim sukses, atau ketua persyarikatan menjadi tim sukses, mereka nonaktif dari jabatannya,” ujarnya dalam konferensi pers Hasil Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah Menjelang Pemilu 2024 di Kampus IV UAD, Bantul, Jumat (17/11/2023).
Setelah pemilu selesai, mereka yang sempat nonaktif tersebut bisa kembali menduduki jabatannya. Sementara untuk yang maju calon legislatif, jika terpilih akan diberi kebebasan untuk kembali menduduki jabatannya atau secara penuh bekerja sebagai wakil rakyat.
Muhammadiyah mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi dan kerukunan selama pelaksanaan pemilu. “Saling menghormati perbedaan pilihan agar pesta demokrasi betul-betul menjadi pesta yang menyenangkan, bukan mengerikan,” katanya.
BACA JUGA: Muhammadiyah Jogja Expo Kembali Digelar Tahun Ini, Simak Jadwalnya
Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden, dia juga berpesan agar masyarakat tidak hanya melihat sosok masing-masing kandidat, tetapi lebih fokus pada program. “Kami mendorong masyarakat mencermati dan mengkritisi program yang ditawarkan,” paparnya.
Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, menuturkan ‘Aisyiyah mendorong anggota perempuan untuk maju dalam pencalegan baik nasional maupun di daerah, sebagai implementasi pemberdayaan perempuan dalam perspektif islam yang berkemajuan.
“PP ‘Aisyiyah memetakan dan melakukan capacity building bagaimana cara pemenangan, bagaimana menjadi caleg berintegritas, juga isu-isu apa saja yang perlu diusung oleh caleg dari ‘Aisyiyah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.