Jelang Pilur Bantul, Warga Diingatkan Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Sri Sultan HB X - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dijadwalkan memberikan arahan kepada partai politik, tim sukses Capres-Cawapres dan para peserta Pemilu 2024 di kompleks Kepatihan pada Selasa (20/11/2023) besok. Arahan itu nantinya akan ditutup dengan deklarasi Pemilu damai dan kirab menuju Titik Nol KM.
Kepala Kesbangpol DIY Dewo Isnu Broto Imam Santoso menyampaikan deklarasi Pemilu damai itu diselenggarakan untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan tertib di wilayah setempat. Sebelumnya Pemda DIY juga telah menggelar Sapa Aruh bersama lurah dan pejabat desa dan penandatanganan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Kami ingin agar Pemilu berjalan kondusif dan tidak terganggu keamanannya, sehingga tidak ada gesekan antar warga dan semuanya berjalan dengan baik termasuk pada saat kampanye, untuk itu kami akan gelar deklarasi damai," kata Dewo, Senin (20/11/2023).
Dewo menerangkan deklarasi Pemilu damai itu disinergikan dengan Bawaslu dan KPU DIY. Total ada sebanyak 150 orang yang diundang yang terdiri dari perwakilan parpol, peserta Pemilu calon DPD RI, tim sukses dan tim pemenangan Capres-Cawapres serta perwakilan organisasi masyarakat.
"Gubernur nanti juga akan memberikan arahan di kesempatan itu serta mengajak para peserta untuk ikut menciptakan Pemilu yang aman dan damai di wilayah Jogja," ujarnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta Lumajang, 8 Korban Meninggal Dunia Dipulangkan ke Surabaya
Deklarasi ditunjukkan dengan penandatanganan komitmen dari masing-masing perwakilan untuk siap mewujudkan Pemilu yang aman dan damai. Setelahnya para peserta akan dilepas untuk kirab menuju Titik Nol KM yang nantinya akan dilanjutkan dengan diskusi di lokasi tersebut.
Dewo menambahkan sampai sekarang tidak ada isu tertentu yang perlu diwaspadai di wilayah setempat. Hanya saja Pemda DIY beserta penyelenggara Pemilu punya pekerjaan dalam memastikan para pelajar dan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di wilayah setempat bisa menunaikan hak pilihnya saat pesta demokrasi berlangsung.
"Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada satu isu yang rawan tapi kita punya pekerjaan rumah bahwa kita kan kota pelajar dan saat Pemilu itu ada pelajar dan mahasiswa yang ada di Jogja, itu harus kita fasilitasi mereka bisa menggunakan hak pilihnya. Nanti beberapa TPS juga akan ada dibuat di kampus untuk melayani pencoblosan mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
DPRD DIY mengusulkan Bioskop Rakyat Rp10.000 diperluas hingga kemantren, kapanewon dan kelurahan untuk pemerataan akses film.
Polisi menembak mati AF, terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang setelah menyerang petugas dengan senjata tajam.
Satgas PKH menyerahkan Rp13,2 triliun hasil penindakan tahap ke-8 ke Kemenkeu. Penyerahan disaksikan Presiden Prabowo Subianto.
Jelajah Tamanmartani Kulinerun digelar 24–25 Oktober 2026 dengan olahraga, kuliner, budaya, serta konsep living medal berupa bibit tanaman
Kasus ISPA di Kulonprogo mencapai 84.756 hingga pekan ke-39 2026, naik 1,3 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.