Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi pembangunan jamban warga./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul mencatat sampai saat ini masih ada sekitar 1000 KK di Bantul yang belum memiliki jamban sendiri. Maka program Stimulan Jamban Sehat terus dilaksanakan setiap tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widyantara, menjelaskan saat ini masih sekitar 1000 KK yang belum memiliki jamban sendiri. “Se-Kabupaten Bantul masih sekitar 1000 yang belum dimiliki sendiri oleh masing-masing keluarga,” ujarnya, Rabu (13/12/2023).
Maka sejak 2020, Pemkab Bantul membuat program Stimulan Jamban Sehat yang menyasar wilayah yang masih banyak kekurangan jambannya. “Kemaren kita banyak ke Kapanewon Dlingo. Karena sudah cukup banyak di Dlingo, tahun depan kita beralih ke kapanewon lain. 2024 kita prioritaskan di wilayah Piyungan, yang memang di sana juga masih banyak,” katanya.
BACA JUGA: Reklame Tak Berizin dan Rawan Roboh Dibongkar
Tahun ini Dinas Kesehatan Bantul menganggarkan stimulasi untuk 80 kk, dengan rincian 50 kk berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY dan 30 kk dari APBD Bantul. Adapun masing-masing anggarannya sekitar Rp5 juta. “Dari Dinas Kesehatan Bantul bentuknya uang, kita transfer ke masing-masing keluarga,” paparnya.
Setelah ditransfer, penerima akan membelanjakan uang tersebut untuk membuat jamban sehat. “Kita tidak menyebut merk apa, tapi standar sesuai kaidah jamabn sehat, harus tertutup, kemudian ada bariernya, jadi tidak langsung seperti wc cemplung kan tidak ada barrier, antara udara dengan tempat penampungannya. Tetap ada kriterianya jamban sehat,” ungkapnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menuturkan melalui program tersebut diharapkan masyarakat bisa memiliki jamban yang sehat. “Karena kita ingin mencapai apa yang kita sebut 100-0-100, 100 persen akses sanitasi layak, 0 persen kampung kumuh dan 100 persen akses air bersih yang layak,” katanya.
BACA JUGA: Pembangunan Terminal Imogiri akan Dilakukan pada 2025
Menurutnya, masalah sanitasi juga punya sumbangsih terhadap kualitas kesehatan. Maka setiap tahun Pemkab Bantul selalu menganggarkan untuk program jamban sehat ini. “Supaya dapat mencapai capaian SDGs [Sustainable Development Goals], salah satunya sanitasi layak dan air bersih,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Cek harga emas Pegadaian Jumat 25 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri24 lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Ban mobil retak rambut bisa dipicu usia, UV, tekanan angin, hingga penyimpanan. Kenali retakan yang masih dangkal dan tanda ban harus diganti.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 2026, Jumat 25 September. Ada Emilia Nova, Natasya Beteyob, tenis meja, renang, sepak takraw dan balap sepeda.
Macklemore mengumumkan tur Free Palestine setelah dikeluarkan dari sisa tur Ed Sheeran. Simak jadwal Dublin, Paris, dan London.
Marc Marquez mengakui Pedro Acosta bisa mengalahkannya saat menjadi rekan setim di Ducati pada MotoGP 2027. Acosta baru menang di Austria.