Produktivitas Petani Kakao Jadi Penentu Daya Saing Indonesia
Produktivitas petani kakao dinilai menjadi kunci daya saing industri kakao Indonesia. Cargill menekankan pentingnya pelatihan, sertifikasi, dan keberlanjutan.
Ilustrasi investasi (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL–Pemda DIY mempersiapkan Pantai Selatan sebagai gerbang depan DIY. Saat ini beberapa pembangunan jalan nasional digencarkan di area tersebut, meski begitu, Pemkab Bantul belum menerima tawaran investasi sektor penginapan di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul Annihayah menyampaikan potensi investasi di wilayah sekitar Pantai Selatan Kabupaten Bantul cukup tinggi. Menurutnya, investasi di bidang penginapan cukup menjanjikan. Meski begitu menurut dia, DPMPTSP hingga saat ini belum menerima tawaran investasi di Pantai Selatan Kabupaten Bantul.
“Potensi itu [Investasi di Pantai Selatan Kabupaten Bantul] banyak tetapi belum ada yang masuk,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (18/12/2023).
Baca Juga:
Investasi Sektor Perhotelan di Area Pantai Selatan Dinilai Cukup Menjanjikan
Mimpikan Pantai Selatan seperti Bali, Pemda DIY Bakal Buka Lebar Keran Investasi
JJLS dan Kelok 18 Segera Beroperasi, Investor Diajak Kembangkan Kawasan Pantai Selatan
Dia menyampaikan lahan di sekitar Pantai Selatan Kabupaten Bantul sebagian besar merupakan Sultan Grond (SG) sehingga untuk investasi di area tersebut pun perlu izin dari Keraton Jogja. Meski begitu, dia tidak menyebutkan secara pasti berapa luasan lahan SG di sepanjang Pantai Selatan Kabupaten Bantul.
Saat ini lahan tersebut dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk usaha pertanian dan beberapa usaha kecil lainnya.
“Hanya pemanfaatan tanah SG untuk pertanian itu [oleh] masyarakat setempat. Dan bukan usaha yang didaftarkan dalam OSS,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, Kwintarto menyampaikan meskipun lahan di sekitar Pantai Selatan Kabupaten Bantul sebagian besar merupakan SG, beberapa wilayah lain di sekitar JJLS masih ada lahan milik warga. Menurutnya, di lahan tersebut dapat dimanfaatkan pula sebagai hotel, villa, maupun guest house.
Menurut Kwintarto dengan konsep Pantai Selatan sebagai gerbang utama DIY, seharusnya area tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Bantul.
“Kalau ke depan pasti konsep itu bahwa halaman depan DIY di selatan, justru selatan titik ramai DIY menjadi jalur yang strategis. Itu menjadi pusat keramaian. Pada saatnya butuh hotel, restoran, rest area dan sebagainya kedepannya dibutuhkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produktivitas petani kakao dinilai menjadi kunci daya saing industri kakao Indonesia. Cargill menekankan pentingnya pelatihan, sertifikasi, dan keberlanjutan.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.