Kejar Surplus Beras 100.000 Ton, Bantul Percepat Masa Tanam
Pemkab Bantul mengejar surplus beras 100.000 ton pada 2026 melalui perluasan lahan, percepatan masa tanam, dan mekanisasi pertanian.
Ilustrasi suasana kemacetan di kawasan Malioboro./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mencatat rerata angka kendaraan masuk dan keluar di wilayahnya mencapai 100.000 sejak masa liburan Natal sampai setelahnya.
Puncak kendaraan masuk dan keluar tercatat ada pada 23 Desember dengan jumlah 130.000 kendaraan atau kurang lebih 60.000 yang masuk dan 71.000 yang keluar.
Plh Kepala Dishub DIY, Sumariyoto mengatakan secara rinci jumlah kendaraan yang masuk dan keluar sejak 19-27 Desember lalu ada sebanyak satu juta lebih kendaraan yakni 502.239 kendaraan yang masuk dan 580.406 kendaraan yang keluar.
Periode 27 Desember, kata dia, menjadi puncak kendaraan keluar dengan jumlah 75.000 lebih dan puncak masuk pada 25 Desember sebanyak 61.000 lebih. "Total harian kendaraan masuk ada sebanyak 62.129 sementara yang keluar ada sebanyak 75.711," ujarnya, Kamis (28/12/2023).
Sumariyoto menjelaskan, armada mobil masih mendominasi untuk digunakan oleh pengunjung yang datang ke wilayah setempat. Jumlahnya yang masuk ada di angka 31.446 dan yang keluar sebanyak 34.992.
BACA JUGA: Awas Terjebak Macet, Diprediksi Ada 200.000 Kendaraan Masuk ke Sleman saat Malam Tahun Baru
Sementara pengguna kendaraan sepeda motor ada di angka 16.415 yang masuk dan 22.119 yang keluar. "Ada juga yang pakai bus atau truk tetapi jumlahnya di bawah 10.000-an. Meski ada pelarangan imbauan agar kendaraan angkutan tidak jalan tetapi nyatanya masih ada," ujar dia.
Adapun jumlah kendaraan yang masuk itu diprediksinya lebih dari yang tercatat oleh posko Nataru gabungan.
Kendaraan yang dicatat hanya yang melintas di empat posko pantau meliputi Tempel, Prambanan, Piyungan dan Temon dengan proses perhitungan menggunakan kamera analitik. "Paling banyak lewat di Prambanan. Bisa saja jumlahnya lebih banyak dari yang tercatat karena banyak pengguna jalan yang lewat jalur alternatif sehingga tidak terdeteksi di empat titik tersebut," urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mengejar surplus beras 100.000 ton pada 2026 melalui perluasan lahan, percepatan masa tanam, dan mekanisasi pertanian.
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Bek PSIM Jogja, Franco Ramos akan memulai musim menyandang sebagai kapten utama tim. Bek asal Argentina tersebut mengaku siap mengemban tanggung jawab lebih bes
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di fase grup yang seluruhnya digelar di SUGB
Korea Selatan akan memindahkan sekitar 350 institusi publik dari Seoul mulai 2027. Sejong diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru untuk mendukung pemerata