100 Pamong Kalurahan Sleman Purna Tugas 2026, Ini Rinciannya
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Saat ini, penyusunan RPJPD tersebut masuk pada tahap rancangan awal. RPJPD itu akan berfokus pada 10 isu penting.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengatakan mengatakan isu strategis dalam rancangan awal RPJPD 2025-2045 mencakup 10 isu.
“Pertama, berkaitan dengan optimalisasi ketahanan pangan untuk mendukung kehidupan ekonomi layak lalu pengurangan kemiskinan dan ketimpangan antarwilayah dan antarkelompok pendapatan,” kata Arif ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Kamis (28/12/2023).
Selain itu masih ada upaya mewujudkan ekonomi hijau untuk mendorong transformasi ekonomi. Kemudian meningkatkan kualitas SDM unggul dalam bingkai Keistimewaan DIY; optimalisasi pengembangan tekonologi informasi menuju good governance; dan peningkatan kualitas lingkungan hidup; juga pengendalian alih fungsi lahan.
Tiga isu terakhir yaitu mengenai isu ketahanan bencana dan adaptasi perubahan iklim; pemerataan infrastruktur sehingga mencapai universal akses; dan perwujudan energi hijau.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan RPJPD 2025-2045 akan memberikan arah dan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan pembangunan daerah yang integral dengan tujuan nasional.
Sunaryanta menambahkan penyelarasan RPJPD dengan tujuan pembanguan berkelanjutan (TPB) menjadi wujud pendekatan holistik, integratif, dan tematik dalam mencapai tujuan pembanguan tersebut.
Selain itu juga menumbuhkan perekonomian inklusif dan mewujudkan kelestarian lingkungan dalam pembangunan 20 tahun ke depan.
Dengan begitu visi RPJPD 2025 - 2045 yaitu Gunungkidul yang Bermartabat, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan Tahun 2045.
BACA JUGA: Petakan Pembangunan Gunungkidul 20 Tahun ke Depan, Bupati: Jangan Cuma Copy Paste!
Adapun, misi RPJPD yaitu pertama, Mewujudkan Transformasi Sosial, Ekonomi dan Tata Kelola, serta Peningkatan Daya Saing dan Kualitas Hidup Masyarakat dalam Kebudayaan yang Lestari; dan yang kedua, Mewujudkan Kesinambungan Pembangunan yang Berkelanjutan dan Berkeadilan.
Menurut Sunaryanta, rancangan awal tersebut dibuat sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dengan 203 indikator Tujuan Pembanguan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) yang secara efektif mengatasi tantangan mendesak yaitu penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemenuhan kebutuhan dasar, antisipasi perubahan iklim, dan isu-isu pembangunan berkelanjutan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.