DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta - ist/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta membuka konsultasi publik tentang rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 di Ruang Handayani, Setda Gunungkidul, Kamis (2/11/2023).
Dia berharap dalam penyusunan tidak asal copy paste agar kegiatan yang direncakan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan di Bumi Handayani. “Dilihat intervensi 20 tahun ke depan, maka pembangunan berkelanjutan harus dipersiapkan. Jadi, jangan hanya copy paste yang sudah-sudah,” kata Sunaryanta, Kamis siang.
Menurut dia, dengan adanya pemetaan dengan roadmap yang jelas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan memberikan dampak dan perubahan yang signifikan. “Inovasi jadi bagian penting untuk pembanguan. Jadi, rencana pembangunan dalam RPJPD harus disusun dengan kajian yang mendalam,” katanya.
Kabid Perencanaan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Danang Setiyadi mengatakan, RPJPD Kabupaten Gunungkidul 2005-2025 akan segera berakhir. Sesuai amanat Permendagri No. 86 Tahun 2017 Pasal 18 ayat 1, setiap daerah diminta menyusun Rancangan Awal RPJPD paling lambat setahun sebelum berakhirnya periode kepemimpinan.
BACA JUGA: Proyek Pembangunan Kantor Terpadu Gunungkidul Mandek, Pemkab: Belum Ada Anggaran
Menurut dia, RPJPD merupakan penjabaran visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah untuk 20 tahun ke depan. Penyusunan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangkap Panjang Nasional dan Rencana Tata Ruang dan Wilayah yang dimiliki. “Jadi sesuai dengan aturan, maka mulai dari sekarang harus disusun,” katanya.
Kepala Bappeda Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, konsultasi public untuk perancanagan RPJPD 2025-2045 melibatkan seluruh unsur, baik dari pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan.
Diharapkan melalui kegiatan ini mendapatkan masukan dan sarang berkaitan dengan penyusunan rencana pembangunan di Gunungkidul. “RPJPD adalah penjabaran awal visi misi kebijakan pokok pembangunan daerah jangka panjang. Berbagai masukan sangat dibutuhkan untuk membantu dalam memetakan rencana pembangunan yang akan jalankan seperti apa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.