DPK Kota Jogja Luncurkan Amarta, Edukasi Warga Rawat Arsip Keluarga
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Tiang listrik yang tumbang di Jln Patuk-Dlingo Km 9 Pancuran, Terong, Dlingo, Bantul, Rabu (3/1/2024) siang - Istimewa/Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat beberapa rumah rusak akibat hujan disertai dengan angin kencang yang menerjang wilayah Bantul pada Rabu (3/1/2023) sore.
Manager Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah menyampaikan hujan disertai dengan angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Bantul sekitar pukul 12.30 WIB.
BACA JUGA : Waspada Cuaca Ekstrim di DIY dalam Tiga Hari ke Depan
“Hujan dengan intensitas lebat dan angin kencang [terjadi] di 11 kecamatan (Kapanewon) wilayah Kabupaten Bantul yang mengakibatkan 22 kejadian pohon tumbang berdampak pada menutup akses jalan, mengenai jaringan listrik, menimpa rumah dan menimpa kendaraan, dan bangunan roboh,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (3/1/2023) malam.
Dia menyampaikan dampak kejadian tersebut mengakibatkan 7 unit rumah rusak, 3 unit tempat usaha rusak, 8 akses jalan rusak, 1 unit kendaraan rusak, dan 8 jaringan listrik putus, serta sebuah pohon jatuh di pekarangan rumah warga.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. ari kejadian tersebut estimasi kerugian materiil yang dialami mencapai Rp.25,9 juta. “Kondisi terakhir, pohon tumbang sudah selesai tertangani dan sopir [yang kendaraannya tertimpa pohon] dalam keadaan aman,” katanya.
BACA JUGA : BMKG: Cuaca Ekstrem Landa DIY dalam Tiga Hari ke Depan
Dia pun mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan, FPRB, dan jejaring relawan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol mengimbau agar masyarakat waspada menghadapi potensi bencana yang terjadi saat musim hujan.
“Imbauan ke masyarakat untuk diperhatikan pohon-pohon yang besar dan rapuh apalagi pada saat ada angin kencang untuk menghindari pohon-pohon besar. Hindari juga tiang listrik serta kabel listrik bila ada angin kencang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.