Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Bantul memastikan penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) Dana Desa tahun ini tetap berlanjut.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan dana senilai Rp300.000 per bulan selama setahun. Saat ini sejumlah kalurahan di Kabupaten Bantul telah menggelar rapat dan telah memasukkan nama-nama KPM dalam SK penerima BLT DD. Adapun untuk pencairan akan mulai dilakukan Februari 2024.
BACA JUGA : BLT Dana Desa Masih Disalurkan untuk Warga Miskin di Sleman
Kepala Bidang Pemerintahan Kalurahan DPMK Bantul Nanang Mujianto belum mengetahui secara pasti jumlah alokasi Dana Desa (ADD) bersumber dari APBN yang diterima untuk 75 kalurahan dari 17 kapanewon pada 2024. Sebab, data KPM tiap kalurahan saat ini terus berproses untuk disupervisi DPMKM Bantul.
"Sekarang sedang berproses. Jadi kami belum tahu secara keseluruhan," kata Nanang, Senin (8/1/2024).
Meski belum mengetahui jumlah alokasi BLT DD pada 2024, namun Nanang mengaku jika untuk penyaluran BLT Dana Desa sudah dilaksanakan sejak adanya pandemi Covid-19. Pada 2022, ada sebanyak Rp41,2 miliar ADD disalurkan ke 11.454 KPM di Kabupaten Bantul. Jumlah itu menurun pada 2023, di mana ada sebanyak Rp14,5 miliar ADD disalurkan untuk 4.049 KPM.
Nanang mengungkapkan, adanya penurunan jumlah ADD dan KPM penerima BLT DD dari 2022 ke 2023 itu tidak lepas dari pendataan yang dilakukan oleh pihak kalurahan. Dimana, porsi alokasi maksimal pagu yang disediakan sebesar 25% dari dana desa yang diterima.
"Semua tergantung dari kalurahan. Yang terpenting tidak melebihi 25%. Kalau tahun lalu, alokasinya ditetapkan antara 10-25% dari dana desa yang diterima,” katanya.
Lurah Guwosari, Pajangan, Masduki Rahmad mengungkapkan pada 2024 jumlah KPM penerima BLT DD di tempatnya mengalami penurunan. Jika pada 2023 ada sebanyak 60 KPM penerima BLT DD, pada 2024 ada sebanyak 30 KPM penerima BLT DD. Mereka yang menerima telah melalui proses verifikasi di lapangan.
BACA JUGA : Tahun Depan, Dana Desa untuk Gunungkidul Naik Rp1 Miliar
"Kriteria penerimanya sendiri meliputi lansia, penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis dan keluarga miskin ekstrem. Saat ini data untuk 2024 sudah kami SK-kan," katanya.
Terkait dengan pencairan, Masduki menyatakan kemungkinan akan cair pada Februari 2024. Dana itu akan cair bersamaan dengan transfer dari pemerintah pusat. "Untuk saat ini, KPM penerima BLT DD ditempat kami pada tahapan pembuatan rekening. Supaya nanti begitu cair bisa langsung masuk ke rekening mereka," ucap Masduki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.