Bantul Tak Mau Salah Pilih Pengelola Baru Kawasan Industri Piyungan
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat mengisi agenda konsolidasi organisasi internal partai terkait pemenangan Pileg dan Pilpres di kantor DPD PDIP DIY, Sabtu (13/1/2024)./ Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menginstruksikan pengurus partai di wilayah DIY agar memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusungnya dalam perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Ganjar-Mahfud ditargetkan menang dengan raihan suara 70 persen, sementara untuk kursi legislatif diminta untuk menambah satu kursi dari perolehan Pemilu 2019 lalu.
Hal itu disampaikan Hasto dalam agenda konsolidasi organisasi internal partai terkait pemenangan Pileg dan Pilpres di wilayah DIY, Sabtu (13/1/2024) di kantor DPD PDIP DIY. Hasto menyampaikan, kurang lebih sebulan menjelang hari H pencoblosan, penguatan suara di basis-basis partai akan terus dilakukan ke depannya.
"Apalagi Jogja, ini sangat istimewa, sejarah kemerdekaan RI tidak terlepas dari peristiwa maha penting ketika Jogja dapat kehormatan sebagai ibu kota negara masa revolusi kemerdekaan Indonesia dan Ibu Mega juga lahir di Jogja. Beliau sering cerita ke saya hubungannya dengan Sri Sultan HB 9 seperti sudah bapak dan anaknya sendiri," kata Hasto.
Selain itu, Hasto menambahkan kader partainya juga punya banyak punya sejarah yang beririsan dengan perkembangan Jogja. Hasto sendiri menempuh pendidikan sarjana di UGM pada 1980 an silam saat nama partai berlambang banteng itu masih PDI. Sementara Ganjar dan Mahfud, calon presiden dan wakil presiden yang diusung partai itu juga punya keterkaitan penting.
BACA JUGA: Pengurus dan Sukarelawan PDIP DIY Ikut Rayakan HUT PDIP secara Daring
BACA JUGA: Jika Terpilih, Ganjar-Mahfud Siapkan Indikator Kerja Utama di Kabinetnya
"Pak Ganjar dan Prof. Mahfud juga punya sejarah yang kuat di Jogja. Misalnya Pak Ganjar saat UU Keistimewaan dia adalah pimpinan Pansus, kemudian Prof. Mahfud dia juga berperan dalam menetapkan Hari Kedaulatan Negara memperingati Serangan Umum 1 Maret," jelas Hasto.
Dia menyebut, dalam konsolidasi internal itu setiap kader di wilayah DIY diminta ikut menyosialisasikan program penting Ganjar-Mahfud jika terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Ada 21 program prioritas yang akan digenjot oleh kedua pasangan itu dengan menyasar sejumlah sektor.
"Termasuk KTP sakti, harus disosialisasikan oleh kader PDIP, seluruh jajaran partai menyatakan kesiapannya 31 hari ke depan akan diwarnai dengan door to door turun ke bawah sosialisasi kan PDIP dan Ganjar-Mahfud," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DIY mengalami udara kabur pada Jumat 31 Juli 2026. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.