Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Dimajukan, Huistra Siapkan Rotasi
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Puncak musim hujan diperkirakan akan melanda wilayah DIY pada Januari-Februari 2024. Dalam periode tersebut cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi berpotensi mengancam wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi Jogjakarta, Warjono mengungkapkan puncak musim hujan diperkirakan akan jatuh pada Januari-Februari ini.
Dalam data yang dibagikannya, sebaran curah hujan di DIY selama periode dasarian I Januari 2024 (1-10 Januari 2024) masuk dalam kategori rendah sampai sangat tinggi. Curah hujannya berkisar antara 11-300 milimeter.
"Apabila dibandingkan dengan kondisi normalnya, sifat hujan sasaran I Januari 2024 di wilayah DIY bervariasi antara bawah normal sampai atas normal," kata dia, Minggu (14/1/2024).
Sementara berdasarkan analisis dinamika atmosfer-laut dan analisis statistik data historis curah hujan, jumlah curah hujan wilayah DIY pada dasarian II Januari sampai dasarian I Februari 2024 diperkirakan dalam kategori rendah sampai menengah. Curah hujannya berkisar antara 20-150 milimeter dengan sifat hujan bawah normal sampai normal. "Puncak musim hujan Januari-Februari," kata Warjono.
BACA JUGA: Pemda DIY Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana di Musim Hujan
Warjono melanjutkan merujuk prakiraan yang ada, potensi cuaca ekstrem masih membayangi wilayah DIY. Masyarakat diminta mewaspadai akan sejumlah bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem.
"Potensi cuaca ekstrem masih ada. Waspada akan bahaya bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang," kata dia.
Melihat akan sejumlah potensi bahaya tersebut, Warjono mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi BMKG terkini. "Imbauan waspada dan pantau terus informasi BMKG melalui aplikasi infobmkg atau web dan media sosial BMKG YIA," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan apresiasi kepada 140 rancangan usaha siswa SMA dan SMK melalui Pameran
Satlantas Polres Gunungkidul memeriksa tutup tangki BBM truk untuk mencegah tumpahan solar dan risiko kecelakaan di jalur Jogja-Wonosari.
Delhi membatasi kendaraan di bawah standar emisi BS6 hingga Januari 2027. Kebijakan India bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk menekan polusi.
iPhone 18e dirumorkan membawa chip A20 2nm dan kamera depan 24MP, tetapi tetap memakai layar OLED 60Hz. Peluncurannya diprediksi pada 2027.
Laga Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia ditunda akibat cuaca buruk. Pertandingan dijadwalkan ulang pada 28 dan 31 Oktober 2026.