Gerbang Tol Trihanggo Hadir dengan Siluet Ikonik Ratu Boko
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Puncak musim hujan diperkirakan akan melanda wilayah DIY pada Januari-Februari 2024. Dalam periode tersebut cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi berpotensi mengancam wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi Jogjakarta, Warjono mengungkapkan puncak musim hujan diperkirakan akan jatuh pada Januari-Februari ini.
Dalam data yang dibagikannya, sebaran curah hujan di DIY selama periode dasarian I Januari 2024 (1-10 Januari 2024) masuk dalam kategori rendah sampai sangat tinggi. Curah hujannya berkisar antara 11-300 milimeter.
"Apabila dibandingkan dengan kondisi normalnya, sifat hujan sasaran I Januari 2024 di wilayah DIY bervariasi antara bawah normal sampai atas normal," kata dia, Minggu (14/1/2024).
Sementara berdasarkan analisis dinamika atmosfer-laut dan analisis statistik data historis curah hujan, jumlah curah hujan wilayah DIY pada dasarian II Januari sampai dasarian I Februari 2024 diperkirakan dalam kategori rendah sampai menengah. Curah hujannya berkisar antara 20-150 milimeter dengan sifat hujan bawah normal sampai normal. "Puncak musim hujan Januari-Februari," kata Warjono.
BACA JUGA: Pemda DIY Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana di Musim Hujan
Warjono melanjutkan merujuk prakiraan yang ada, potensi cuaca ekstrem masih membayangi wilayah DIY. Masyarakat diminta mewaspadai akan sejumlah bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem.
"Potensi cuaca ekstrem masih ada. Waspada akan bahaya bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang," kata dia.
Melihat akan sejumlah potensi bahaya tersebut, Warjono mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi BMKG terkini. "Imbauan waspada dan pantau terus informasi BMKG melalui aplikasi infobmkg atau web dan media sosial BMKG YIA," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.