Investasi Sleman Tembus Rp3,53 Triliun, Ini Sektor Terbesarnya
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Ilustrasi braille./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—KPU Bantul mengklaim seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bantul ramah disabilitas. Bahkan, KPU Bantul mengaku akan memfasilitasi pemilih disabilitas dengan alat bantu braille.
Berdasarkan catatan KPU Bantul saat ini ada 6.860 orang disabilitas yang terdaftar dalam DPT Kabupaten Bantul. Dari jumlah tersebut, ada 656 orang disabilitas netra, 2.744 orang disabilitas fisik, 2.145 orang disabilitas mental, 669 orang disabilitas wicara, 251 orang disabilitas rungu, dan 395 disabilitas intelektual.
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa menyampaikan pihaknya berupaya meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas dengan menyediakan TPS yang mampu mengakomodasi kebutuhan pemilih disabilitas di Bantul.
‘Kami memberikan instruksi kepada seluruh jajaran kami di badan ad hoc dalam mendirikan TPS 3.166 TPS harus dibangun accessible, sehingga ramah terhadap penyandang disabilitas baik itu disabilitas netra, dan fisik,” ujarnya, Jumat (19/1/2024).
Dia menyampaikan di setiap TPS akan disediakan template braille untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sementara untuk pemilihan lainnya tidak disediakan.
“Template itu karena huruf braille terbatas ukurannya yang memungkinan disediakan hanya [Pemilihan] Presiden dan DPD, sementara untuk legislatif yang jumlahnya dan surat suaranya besar dan tulisannya kecil memang belum ada templatenya,” katanya.
Karena itu, menurut Joko, saat pemilih disabilitas netra melakukan pencoblosan akan didampingi oleh keluarga atau anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di setiap TPS. KPU Bantul pun telah menyiapkan surat pernyataan bagi pendamping untuk menjaga kerahasiaan pilihan pemilih disabilitas.
Selain disabilitas netra, KPU Bantul juga akan menyediakan fasilitas pendukung bagi pemilih disabilitas lain seperti kursi roda dan TPS yang mudah dijangkau oleh pemilih disabilitas fisik lainnya.
BACA JUGA: KPU Bantul Bakal Dirikan 22 TPS Khusus, Ini Lokasinya
Dia menyampaikan sebelumnya KPU Bantul telah menyelenggarakan pendidikan pemilih bagi pemilih disabilitas. Dalam pendidikan pemilih tersebut KPU Bantul menggandeng sejumlah komunitas disabilitas yang ada dengan tujuan meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas dalam Pemilu 2024.
Melalui pendidikan pemilih tersebut, pemilih disabilitas diberikan edukasi mengenai tata cara menggunakan hak pilih dan ketentuan sahnya surat suara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Juventus menghadapi Genoa pada pekan kesembilan Serie A. Simak jadwal pertandingan, kondisi tim, prediksi susunan pemain, dan statistik kedua klub.
Fitur Scheduled Call WhatsApp memungkinkan pengguna menjadwalkan panggilan suara dan video. Simak cara membuat jadwal dan mengundang kontak.
Ekonomi Indonesia dan DIY diperkirakan membaik pada 2027. Inovasi, efisiensi bisnis, dan dukungan bagi UMKM menjadi perhatian Bank BPD DIY.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Perbankan masih menjadi tulang punggung untuk kegiatan intermediasi keuangan di DIY dan kami yakin bahwa pondasi industri jasa keuangan DIY tetap terjaga,"