Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Sejumlah peserta difabel mendapatkan bingkisan dalam kegiatan Peduli Difabel, di Kemantren Jetis, Kamis (9/4/2026)./ist Kemanren Jetis
Harianjogja.com, JOGJA—Kemantren Jetis menghadirkan layanan kesehatan dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara jemput bola dalam kegiatan Peduli Disabilitas di halaman kantor kemantren, Kamis (9/4/2026). Program ini menjadi upaya konkret untuk memperluas akses layanan publik bagi penyandang difabel.
Kegiatan tersebut juga diisi pembagian bingkisan kepada peserta sebagai bentuk dukungan langsung. Suasana hangat terlihat saat para difabel menerima bantuan dan mengikuti rangkaian acara.
Plh. Mantri Pamong Praja Kemantren Jetis, May Christianti Sudarmono, menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan difabel.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Layanan kesehatan diberikan oleh tim UPT Puskesmas Jetis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, hingga edukasi pola hidup sehat. Antusiasme peserta tampak tinggi selama proses pemeriksaan berlangsung.
Selain itu, hiburan turut memeriahkan kegiatan melalui penampilan dari Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam serta perwakilan difabel dari Kelurahan Gowongan. Penampilan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus menunjukkan potensi dan kreativitas para peserta.
Kemantren Jetis juga menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta untuk menghadirkan layanan aktivasi IKD. Program ini memudahkan difabel dan pendamping dalam mengakses dokumen kependudukan secara digital.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap upaya inklusi sosial dapat terus diperkuat. Program serupa direncanakan berlanjut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas hidup penyandang difabel di wilayah Kemantren Jetis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.