Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Sejumlah peserta difabel mendapatkan bingkisan dalam kegiatan Peduli Difabel, di Kemantren Jetis, Kamis (9/4/2026)./ist Kemanren Jetis
Harianjogja.com, JOGJA—Kemantren Jetis menghadirkan layanan kesehatan dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara jemput bola dalam kegiatan Peduli Disabilitas di halaman kantor kemantren, Kamis (9/4/2026). Program ini menjadi upaya konkret untuk memperluas akses layanan publik bagi penyandang difabel.
Kegiatan tersebut juga diisi pembagian bingkisan kepada peserta sebagai bentuk dukungan langsung. Suasana hangat terlihat saat para difabel menerima bantuan dan mengikuti rangkaian acara.
Plh. Mantri Pamong Praja Kemantren Jetis, May Christianti Sudarmono, menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan difabel.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Layanan kesehatan diberikan oleh tim UPT Puskesmas Jetis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, hingga edukasi pola hidup sehat. Antusiasme peserta tampak tinggi selama proses pemeriksaan berlangsung.
Selain itu, hiburan turut memeriahkan kegiatan melalui penampilan dari Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam serta perwakilan difabel dari Kelurahan Gowongan. Penampilan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus menunjukkan potensi dan kreativitas para peserta.
Kemantren Jetis juga menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta untuk menghadirkan layanan aktivasi IKD. Program ini memudahkan difabel dan pendamping dalam mengakses dokumen kependudukan secara digital.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap upaya inklusi sosial dapat terus diperkuat. Program serupa direncanakan berlanjut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas hidup penyandang difabel di wilayah Kemantren Jetis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.