Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Komunitas Gegojekan Lintas Difabel (GLD) DIY, menggelar kegiatan di kantor Kelurahan Patangpuluhan, Sabtu (15/2/2025)./ist Patangpuluhan
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Patangpuluhan, Kemantren Wirobrajan, Jogja berkomitmen untuk ramah pada difabel, terutama di pada gedung kantor kelurahan. Hal ini ditandai dengan disediakannya beberapa fasilitas pendukung untuk akses difabel.
Sejak dirancang pembangunannya di lahan baru di Jalan Lokananta No. 3, sudah direncanakan bahwa Kantor Kelurahan Patangpuluhan ramah terhadap kelompok afirmatif, yaitu lansia, anak dan difabel. Hal ini ditandai dengan penyediaan jalur khusus bagi pengguna kursi roda dengan pegangan.
Demikian pula dengan pegangan pada toilet khusus di ruang dalam. Di samping itu, halaman parkir yang cukup luas dan ruang pertemuan pendopo Patmajaya yang merupakan akronim Patangpuluhan Maju, Sejahtera dan Berbudaya, diharapkan menunjang keleluasan masyarakat beraktivitas untuk kegiatan anak, lansia dan penyandang disabilitas.
Komitmen ini dibuktikan dengan dipakainya Pendopo Patmajaya, Kelurahan Patangpuluhan untuk tempat ajang silaturahmi dan perayaan ulang tahun komunitas Gegojekan Lintas Difabel (GLD) DIY, Sabtu (15/2/2025). Acara utama bertatap muka, berbincang dan hiburan, untuk saling mendukung dan mendukung di antara difabel.
Lurah Patangpuluhan, Achmad Asranur Arifin, mengucapkan selamat datang kepada para difabel yang hadir. “Kelurahan Patangpuluhan selalu terbuka dan mengizinkan fasilitas yang ada digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang positif,” katanya.
Di samping GLD, dua perkumpulan difabel lain yang sering menggunakan fasilitas ruang pertemuan pendopo Patmajaya adalah Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI).
Sejak tiga tahun terakhir, mereka sering menyelenggarakan pertemuan rutin, pengajian, buka bersama dan syawalan di kantor Kelurahan Patangpuluhan. Meskipun masih jauh dari sempurna, langkah ini menjadi awal bagi Pemerintah Kelurahan Patangpuluhan dan warganya, untuk lebih memperhatikan kelompok difabel.
“Untuk mewujudkan cita-cita kantor ramah kelompok afirmasi tentu butuh banyak upaya yang harus dilakukan, termasuk penganggaran dan pendampingan dari lembaga terkait,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san