Tanpa Prabowo-Gibran, Kampanye Terbuka Paslon 02 di DIY Datangkan 7.000 Porsi Soto dan Bakso

Yosef Leon
Yosef Leon Minggu, 21 Januari 2024 21:37 WIB
Tanpa Prabowo-Gibran, Kampanye Terbuka Paslon 02 di DIY Datangkan 7.000 Porsi Soto dan Bakso

Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Partai politik (parpol) pengusung pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Gibran melakukan kampanye terbuka secara mandiri di hari pertama pelaksanaan kampanye terbuka Pemilu 2024, Minggu (21/1/2024). 

Paslon nomor urut 02 mendapatkan jadwal pertama dalam pelaksanaan kampanye terbuka di DIY. Tanpa dihadiri Prabowo-Gibran, parpol memusatkan kampanye terbuka di berbagai tempat di DIY untuk menarik perhatian masyarakat sambil menyampaikan visi dan misi paslon diusungnya. 

Sebut saja misalnya, Partai Golkar yang melaksanakan kampanye terbuka perdananya di Kapanewon Ponjong, Gunungkidul dengan menggelar pesta 7.000 soto dan bakso. Dengan agenda itu partai berlambang pohon beringin tersebut berharap bisa memenangkan hati rakyat untuk memilih partainya dan juga Prabowo-Gibran. 

"Hari ini, kami di Ponjong kampanye Golkar dan Prabowo-Gibran, jadi selain kampanye mandiri tentunya kita juga menyampaikan visi misi capres cawapres yang kami usung," kata anggota TKD Prabowo-Gibran, John Keban, Minggu (21/1/2024). 

Menurutnya, pelaksanaan kampanye terbuka parpol pengusung paslon nomor urut 02 memang tanpa dihadiri oleh capres dan cawapres di DIY. Prabowo diketahui melaksanakan kampanye terbuka di Majalengka. "Tidak ada. Partai masing-masing saja. Selain di Ponjong di Kota Jogja juga ada di Baciro," jelasnya. 

John menyebut, selain menargetkan kemenangan Prabowo-Gibran sekali putaran pihaknya juga berharap partai Golkar bisa meraih kursi di DPRD DIY. "Minimal sembilan kursi atau paling tidak bisa mengembalikan keberadaan partai Golkar di dewan provinsi," jelasnya. 

Ketua TKD Prabowo-Gibran Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat menyebutkan, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran sudah memiliki peta yang lengkap dan konkret terkait daerah-daerah mana yang perlu dioptimalkan untuk raihan suara. 

"Untuk menggenjot suara yang lebih besar dalam rangka pemenangan sekali putaran. Jadi kantong-kantong besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI, Banten dan sebagainya, jauh lebih prioritas," ungkapnya.

BACA JUGA: Kampanye Terbuka Hari Pertama di Sleman, Belum Ada Aktivitas Masif

Ia memastikan, absennya Prabowo-Gibran dalam kampanye terbuka perdana di DIY itu sama sekali tidak jadi masalah. Sebab, sampai sekarang berdasarkan hasil survei terbaru di Jogja paslon nomor urut 2 tersebut sudah unggul cukup jauh dan meninggalkan dua pesaing lainnya. 

"Pasangan 02 unggul di posisi 41 persen. Namun survei bukan satu-satunya alat. Kami tidak mau berpuas diri. Ini jadi pemicu kami dan partai koalisi untuk memaksimalkan gerak langkah," pungkasnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online