Paguyuban Dukuh Sleman Minta Siltap Rp2,9 Juta Dipertahankan
Paguyuban Dukuh Sleman meminta siltap Rp2,9 juta per bulan dipertahankan dan menyampaikan dua usulan lain terkait pembangunan serta tunjangan purna tugas.
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban tenggelam di Kali Konteng, Senin (22/1/2024). / Ist
Harianjogja.com, BANTUL–Seorang anak laki-laki berinisial FEF, 13, ditemukan meninggal dunia pada Senin (22/1/2024). Anak tersebut sebelumnya sempat tenggelam di Kali Konteng Trobayan, Surobayan, Argomulyo, Sedayu, Bantul pada Minggu (21/1/2024).
“Pukul 06.45 WIB Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama berinisial FEF dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kasiops SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto, Senin (22/1/2024).
Dia menyampaikan jarak korban ditemukan dari lokasi kejadian perkara sejauh 2,35 km. Dia menyampaikan dalam melakukan pencarian Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu rafting, tubing, body rafting dari lokasi kejadian perkara sejauh 3 km. Kemudian dilakukan pula pemantauan visual menggunakan drone dengan jarak 3 km, dan penyisiran melalui tepi sungai dari lokasi kejadian perkara sejauh 2 km.
Sementara Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan Winaryosekira, 55, warga Kepuhan, Argorejo, Sedayu, menemukan korban FEF di aliran Kali Konteng. Dia menyampaikan kemudian korban dibawa ke puskesmas Sedayu 1.
BACA JUGA: Anak 13 Tahun Tenggelam saat Mandi di Kali Koteng Sedayu, Sore Ini Masih Dicari
“Berdasarkan keterangan dari Dr. Al Fitri, dokter Puskesmas Sedayu 1 setelah dilakukan pemeriksaan jenazah diketahui sudah meninggal dunia lebih dari 6 jam dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” katanya.
Jenazah korban kemudian diserahkan ke keluarganya.
Sebelumnya pada Minggu (21/1/2024) korban bersama seorang temannya mandi di Kali Konteng Trobayan sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian, keduanya terpeleset dan terbawa arus sungai. Seorang diantaranya berhasil diselamatkan, sementara korban FEF baru ditemukan hingga tadi pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paguyuban Dukuh Sleman meminta siltap Rp2,9 juta per bulan dipertahankan dan menyampaikan dua usulan lain terkait pembangunan serta tunjangan purna tugas.
Video rombongan pemotor yang diduga membawa celurit masuk SPBU Kurung, Ceper, Klaten, viral. Polisi menyelidiki kejadian tersebut.
Drainase Pasar Gamping, Sleman, dinilai perlu segera diperbaiki untuk mencegah genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas pedagang saat musim hujan.
Kapolrestabes Surabaya mengakui mutasi tujuh penyidik Satresnarkoba. Mereka diperiksa Propam Polda Jatim terkait dugaan pelanggaran SOP.
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan JKK Rp70 juta kepada ahli waris Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Jepara yang meninggal saat Porprov 2026.
Eko Suwanto mendorong Pemda DIY membangun ekosistem digital terintegrasi untuk meningkatkan layanan publik, membuka lapangan kerja, dan mengembangkan ekonomi ra