Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Pelaku Wahyu Adi Setiawan (tengah) digelandang personel Polres Bantul, Rabu (31/1/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Sabtu (27/1/2024), di media sosial viral video pemukulan terhadap pak ogah atau warga yang biasa ikut membantu lalu lintas di simpang empat Dusun Kauman, Wijirejo, Pandak.
Setelah didalami, Polsek Pandak akhirnya menangkap pelaku penganiayaan pak ogah tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan pelaku yang ditangkap itu bernama Wahyu Adi Setiawan, 22. Pelaku ditangkap di rumahnya, Sutopadan, Ngestiharjo, Kasihan, Senin (29/1/2024) sekitar pukul 20.00 WIB.
Jeffry menuturkan sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dugaan tindak pidana penganiayaan pada Minggu (28/1/2024). Dari dugaan tersebut, pihaknya lantas mendalami kasus tersebut.
Penganiayaan itu dialami oleh warga bernama Susilo Iswanto, 38, yang biasa membantu mengatur lalu lintas di simpang empat Dusun Kauman, Wijirejo, Pandak, Sabtu (27/1/2024) sekitar pukul 14.07 WIB.
Saat itu, kata Jeffry, pelaku berboncengan dengan temannya menggunakan sepeda motor melintas dari arah barat atau Dusun Gedongsari ke arah timur.
Saat tiba di simpang empat Dusun Kauman, ada truk akan berbelok dari utara ke barat. Sehingga korban pun menghentikan pelaku. “Namun, pengendara [Wahyu Adi Setiawan] tidak mau berhenti dan terus melintas, sehingga truk hampir saja menabrak pengendara sepeda motor tersebut,” katanya di Polres Bantul, Rabu (31/1/2024).
Kemudian pelaku berputar balik menghampiri korban yang tengah mengatur arus lalu lintas. “Korban adalah difabel bisu. Lalu pelaku [Wahyu Adi Setiawan] memukul korban menggunakan helm,” katanya.
BACA JUGA: Dugaan Penganiayaan Pendukung Ganjar, Polres Gunungkidul: Itu Tidak Melibatkan Satuan Kami
Dalam kejadian tersebut, korban melawan dengan mendorong pelaku hingga pelaku terjatuh. Lalu korban melarikan diri dan pelaku tetap mengejar korban.
“Pelaku kembali memukul korban dengan helm. Kemudian teman pelaku yang membonceng motor tersebut mengeluarkan senjata yang menyerupai softgun dan mengacungkannya ke atas. Atas kejadian tersebut keterangan korban mengeluh sakit pada kepala belakang, dada kanan dan leher,” ujar Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Madura United di laga kandang terakhir. Van Gastel memuji permainan dominan timnya di babak pertama.
Bali United menang telak 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Dipta.
Manchester United memastikan finis posisi ketiga Liga Inggris 2025/26 setelah menang dramatis 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford.
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.