Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi perekaman e-KTP./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa hari menjelang pemungutan suara pemilu 2024, pencetakan dan perekaman KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja membeludak. Meski demikian, stok keping KTP-el masih sangat mencukupi.
Kepala Disdukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki, menjelaskan sesuai dengan instruksi Dirjen Dukcapil, selama libur panjang pada Kamis-Minggu (8-11/2/2024) dan pada hari pemungutan suara, Rabu (14/2/2024), seluruh Disdukcapil di Indonesia harus tetap membuka layanan.
“Dari kami membuka layanan Kamis sampai Minggu, ada kenaikan jumlah perekaman KTP-el dan cetak. Antrean mengular baik di mal pelayanan publik, drive thru, maupun kantor Disdukcapil. Antrean sangat banyak sekali,” ungkapnya, Senin (12/2/2024).
Peningkatan ini cukup signifikan jika dibanding hari biasa. Pada hari biasa, antrian biasanya sekitar 150-200 orang. Pada layanan saat libur ini, per hari bisa lebih dari 300 orang. “Alhamdulillah SIAK-nya tidak terganggu, sehingga yang merekam bisa langsung cetak berjalan baik,” katanya.
Berdasarkan data terakhir pada 17 Januari 2024 lalu, persentase penduduk Kota Jogja yang sudah melakukan perekaman KTP-el sebesar 99,72%. Dengan banyaknya perekaman dan pencetakan KTP-el di hari libur menjelang pemilu ini, maka persentase tersebut sudah meningkat.
“Kami tidak menutup domisili Kota Jogja saja, tapi ada masayarakat yang mengunjungi dari luar Kota Jogja. Kami tidak menolak karena ketersediaan keping sangat aman dan terkendali. Hari ini 1.900 keping. Besok pagi dapat tambahan 2.000 keping dari Biro Tapem Pemda DIY,” katanya.
BACA JUGA: Bantul Punya Stok 6.200 Blangko KTP-El Cukup Sampai Akhir Tahun
Terkait kepesertaan pemilu, ia menuturkan saat ini penduduk Kota Jogja yang berusia minimal 17 tahun pada 14 Februari 2024 mendatang yang belum merekam KTP-el tersisa empat orang. Pihaknya sudah berupaya melakukan jemput bola pada empat orang ini, tetapi ternyata sudah berdomisili di luar Kota Jogja semua.
“Kami door to door mencari alamat tersebut. Empat orang ini domisilinya sekarang tidak di Kota Jogja. kami tidak tahu alamatnya. Tetangga juga tidak tahu. Mereka meninggalkan email, kami lewatkan email tapi tidak direspons,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gibran menyebut Indonesia memiliki sumber daya untuk ekosistem kendaraan listrik, tetapi inovasi dan penguasaan teknologi masih perlu diperkuat.
Kredit UMKM DIY mencapai Rp27,50 triliun pada Agustus 2026, tetapi melambat 2,05%. OJK mencatat NPL UMKM mencapai 8,32%.
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.