Dinkes Bantul Catat Ada 88 Orang Mendapatkan Layanan Kesehatan saat Hari Pencoblosan

Jumali
Jumali Jum'at, 16 Februari 2024 16:57 WIB
Dinkes Bantul Catat Ada 88 Orang Mendapatkan Layanan Kesehatan saat Hari Pencoblosan

Ilustrasi cek kesehatan./freepik

Harianjogja.com, BANTULDinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat ada sebanyak 88 orang terdiri dari anggota KPPS hingga masyarakat mendapatkan layanan kesehatan pada hari pencoblosan Pemilu 2024.

Mereka mendapatkan layanan kesehatan tidak hanya dari puskesmas, tapi juga dari rumah sakit. Adapun keluhan mereka yang disampaikan saat mengakses layanan kesehatan bermacam-macam mulai dari tensi tubuh naik hingga pusing.

“Selain itu ada juga yang mengeluh sakit perut dan kelelahan. Rata-rata laki-laki dan perempuan yang berusia 25-60 tahun,” kata Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara, Jumat (16/2/2024).

BACA JUGA: Kubu AMIN Disebut Kehilangan 3 Juta Suara, Ternyata Ini Penyebabnya

Menurut Agus, mereka yang mengeluh sakit semoat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD), karena layanan poliklinik di Puskesmas dan rumah sakit tutup pelayanan saat pencoblosan. Meski demikian, Agus memastikan kondisi mereka yang sempat dilarikan UGD cepat tertangani dan tidak ada yang sampai mendapatkan perawatan lanjutan.

“Rawat jalan, karena memang dinyatakan membaik,” ucapnya.

Kepala Puskesmas Sedayu 2, Sistia Utami, mengungkapkan, ada 4 orang dari petugas Pemilu meminta layanan kesehatan di tempatnya, Kamis (15/2/2024). Dan dari jumlah tersebut ada satu yang dirujuk ke Puskesmas Sedayu 1. “Tapi kemudian yang bersangkutan kemudian diperbolehkan pulang dan mendapatkan layanan rawat jalan,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online