Pedagang Pasar Gunungkidul Berkurang 40 Persen, Ini Penyebabnya
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Kapanewon Minggir dan Moyudan Sleman mengeluhkan kondisi Jalan Godean yang rusak dan tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Sementara Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY menargetkan perbaikan ruas Jalan Godean yang rusak dan diprotes warga akan mulus kembali setelah Lebaran.
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY, Windiarti Dwi Lestari menjelaskan, berdasarkan survei yang digelar pihaknya pada 2022 lalu sejumlah ruas Jalan Godean menjadi salah satu jalan yang paling sering dilewati oleh kendaraan di wilayah setempat. Bahkan jumlahnya mencapai ribuan satuan mobil penumpang (smp) per jam.
"Hasil survei menunjukkan ruas jalan Jogja-Kebonagung 1 atau depan McD Godean paling banyak dilewati saat sore hari pada jam 16.45 WIB-17.45 WIB dengan jumlah 1.806 smp/jam. Sementara pukul 07.00 WIB-08.00 WIB mencapai 1.018 smp/jam dan pukul 11.00 WIB-12.00 WIB di angka 1.005 smp/jam," katanya.
Sementara ruas jalan Jogja-Kebonagung 1 atau depan Ruko Bantulan jam sibuk pagi 07.00 WIB-08.00 WIB di angka 1.651 smp/jam; jam sibuk siang 11.00 WIB-12.00 WIB 1.481 smp/jam; dan jam sibuk sore 16.30 WIB-17.30 WIB sejumlah 1.833 smp/jam.
Sedangkan ruas jalan Jogja-Kebonagung 1 atau sentra Genteng pada jam sibuk pagi 06.15 WIB-07.15 WIB sejumlah 1.136 smp/jam, jam sibuk siang 11.00 WIB-12.00 WIB sebanyak 773 smp/jam dan jam sibuk sore 16.30 WIB-17.30 WIB sejumlah 1.171 smp/jam.
BACA JUGA: Kerap Makan Korban, Warga Mendesak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Godean
Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga DPUPESDM DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menjelaskan untuk tahun ini ruas jalan yang diperbaiki hanya sepanjang 1,5 km lantaran keterbatasan anggaran. Adapun, titik pengerjaannya adalah di sebelah barat pasar Godean, tepatnya dimulai dari Jembatan Sambirejo 2 hingga SPBU Sidorejo.
"Anggaran untuk penanganannya Rp11 miliar, target pelaksanaan fisik konstruksi setelah Lebaran, karena H-7 dan H+7 lebaran ada surat edaran untuk tidak melaksanakan kegiatan lapangan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas di musim mudik Lebaran,"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.