Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
ILustrasi seleksi pejabat./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Jabatan Sekda Sleman secara definitif sudah kosong sejak 1 Februari 2024. Proses seleksi pengisian telah selesai dilakukan, tetapi untuk calon terpilih hingga kini belum juga diumumkan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengaku belum mengumumkan nama yang terpilih menjadi Sekda Sleman yang baru. Untuk kandidat terdapat tiga calon yang masuk tiga besar mulai dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Eka Suryo Prihantoro; Kepala Disdukcapil Sleman, Susmiarta; dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Agung Armawanta.
“Nanti ya sebentar lagi ya. Banyak urusan lain [seperti penanganan antraks di Sleman] yang harus diselesaikan secepatnya,” kata Kustini saat disinggung mengenai sekda definitif saat menyaksikan vaksinasi antraks di Padukuhan Nawung, Gayamharjo, Prambanan, Selasa (19/3/2024).
Meski belum mengumumkan, dia berjanji secepatnya akan melantik sekda terpilih sehingga jabatan yang kosong segera terisi. “Tunggu akan ada waktunya dan secepatnya akan dilantik,” katanya.
Untuk diketahui pada 31 Januari 2024, Sekda Sleman Harda Kiswaya memasuki masa pensiun. Untuk pengisian sudah melakukan proses seleksi secara terbuka. “Untuk sementara selama jabatan masih kosong ditunjuk Kepala Diskominfo Sleman [Eka Suryo Prihantoro] sebagai PJ Sekda,” kata Kustini di awal Februari lalu.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan total ada 11 pelamar yang berminat menjadi Sekda Sleman.
BACA JUGA: Berikut Daftar Calon Sekda Sleman yang Lolos Seleksi Administrasi
Adapun rinciannya, sebanyak 10 pegawai berasal dari lingkup Pemkab Sleman dan satu pelamar lainnya merupakan Kepala BPK Perwakilan Maluku.
Menurut dia, tahapan tes sudah dilaksanakan semua mulai uji kompetensi manajerial dan sosiokultural, tes kesehatan, penulisan makalah, presentasi dan wawancara. Selain itu, juga ada proses penelusuran rekam jejak masing-masing peserta. “Hasilnya juga sudah diumumkan secara resmi melalui laman milik Pemkab Sleman,” kata Pramono, Senin siang.
Menurut dia, tidak semua peserta tes dinyatakan lolos. Pasalnya, hanya ada tiga calon yang diproyeksikan menjadi sekda. “Dari 11 pendaftar hanya lolos tiga orang dan hasilnya sudah diserahkan ke bupati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Dinpar Kota Jogja mendorong hotel, restoran dan usaha wisata mengelola sampah mandiri melalui PARAMITA demi pariwisata berkelanjutan.
Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan penanganan ODOL dilakukan dari hulu hingga hilir dengan ETLE Hub untuk mencapai zero ODOL pada 2027.
The 1O1 Yogyakarta Tugu kembali menggelar 12th Anniversary THE 1O1 Yogyakarta Tugu: Sketch Tour Kotagede dengan mengangkat kawasan Kotagede sebagai objek
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Matheus Fornazari langsung mencetak gol perdana untuk PSS Sleman. Pengalaman di Liga Thailand membuat adaptasinya berlangsung cepat.