Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Ratusan pemudik dari Jakarta yang menggunakan Kereta Api Progo turun di di Stasiun Lempuyangan, Jogja, Rabu (27/4/2022)-Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY memprediksi adanya lonjakan pemudik yang berkunjung ke wilayahnya pada Lebaran nanti dibandingkan tahun lalu. Sebanyak delapan juta pemudik diprediksi datang ke Jogja pada Lebaran nanti atau naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Plh Kepala Dishub DIY Sumariyoto mengatakan sebelumnya diprediksi ada enam juta pemudik yang datang ke Jogja pada Lebaran nanti. Namun data tersebut belum dikonversikan ke jumlah penumpang, sehingga angkanya naik menjadi 8,7 juta orang. Di sisi lain survei Kemenhub RI jauh lebih besar yakni 11,7 juta pemudik yang datang ke DIY.
"Delapan juta itu orang, kemarin kan ada kendaraan belum dikonversi ke orang. Yang jelas kalau kami berdasar basic data tahun sebelumnya, rata-rata kenaikannya enam persen tren perjalanan orang, kalau Kemenhub ini kan survei dengan beberapa faktor pendukung lainnya," kata Oyot, sapaannya, Rabu (20/3/2024).
Dia memastikan pemantauan arus mudik Lebaran akan dilakukan sejak H-7 sampai H+7 dengan kekuatan SDM yang dimiliki pihaknya dengan tambahan dari personel gabungan. Pemantauan akan diutamakan pada ruas jalan ekstrem menuju objek wisata dan dengan menggunakan kamera analitik guna mengurai kemacetan di Jogja. "Bagi masyarakat yang hanya melintas sebaiknya tidak lewat Jogja, kami akan pasang rambu supaya lewat jalur alternatif," jelasnya.
Baca Juga
6 Juta Pemudik Bakal Masuk DIY, Dishub: Yang Tidak Berkepentingan Jangan Masuk Kota Jogja
Menurut Oyot, kenaikan jumlah pemudik tahun ini disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya kemudahan akses seiring dibangunnya berbagai infrastruktur pelengkap atau jalur tol Jogja Solo yang sebagian sudah beroperasi. Sebagian besar pemudik diprediksi akan memakai kendaraan pribadi lantaran lebih mudah dan cepat.
"Untuk jalur wisata yang rawan seperti bukit bego sudah saya cek, paling tidak akan dipasang informasi juga di objek wisata watu goyang, pasang banner bertuliskan gunakan gigi rendah begitu. Sama halnya di Nglanggeran itu sama turunan kemudian tikungan nanti kami pasang rambu peringatan gigi rendah," katanya.
Beberapa ruas jalan, kata Oyot ada yang belum optimal untuk digunakan sebagai jalur mudik dan lalu lintas kendaraan. Misalnya saja Jalan Godean dan jalan di daerah Galur. Banyak lubang yang jika terkena hujan akan seperti kolam. Pihaknya bersama DPUPESDM sudah memberikan tanda di jalan yang berlubang itu agar bisa dihindari masyarakat. "Kalau penerangan jalan umum kita ada perawatan tetap rutin. Itu kami lakukan baik Lebaran maupun tidak, terutama saat libur Lebaran ada petugasnya yang selalu muter bersama jajaran ATCS dan tim patroli juga jadi ada yang piket," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.