Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Konstruksi Tol Jogja Solo di wilayah Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Jalur altenatif dari Sleman ke Gunungkidul tepatnya di Kalurahan Gayamharjo, Prambanan rusak parah sepanjang tiga kilometer. Kerusakan disebabkan karena jalan sering dilintasi aktvitas truk pengangkut tanah uruk untuk pembangunan jalan tol Jogja-Solo.
Salah seorang warga di Kalurahan Gayamharjo, Suharno mengatakan, jalan di kampungnya rusak parah karena sering dilalui truk bermuatan tanah uruk untuk pembangunan jalan tol Jogja-Solo. Ia mengaku, setiap harinya ada ratusan truk penuh muatan yang melintas sehingga aspal jalan menjadi rusak dan berlubang.
BACA JUGA : Tol Jogja-Solo Dioperasikan saat Mudik Lebaran 2024, Disiapkan Pos Pemantauan
“Setiap hari dilewati. Mungkin tidak kuat menahan beban yang berat sehingga jalannya menjadi rusak,” kata Suharno kepada Harianjogja.com, Sleman, Rabu (20/3/2024).
Akibat kerusakan ini, pengguna jalan yang melintas harus berhati-hati. Terlebih lagi, jalurnya relatif ekstrem dengan kondisi tanjakan dan turunan. “Ini masuk jalur alternatif menuju Klaten dari Gunungkidul maupun dari Piyungan, Bantul atau sebaliknya,” katanya.
Ia berharap kerusakan ini bisa diperbaiki sehingga jalan dapat kembali mulus dan tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas. “Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” katanya.
Lurah Gayamharjo, Parwoko saat dikonfirmasi tidak menampik adanya kerusakan jalan akibat aktivitas penambangan tanah urug di Padukuhan Lemahbang. Berdasarkan informasi yang diterima, urug ini dipergunakan untuk memperlancar pembangunan jalan tol tol Jogja-Solo.
“Jadi uruknya ada yang ambil dari lokasi penambangan di Lemahbang. Mungkin sering dilalui kendaraan penuh muatan, maka jalannya jadi rusak,” kata Parwoko.
Menurut dia, kerusakan jalan terjadi belum lama karena aktivitas penambangan Tol Jogja-Solo baru dimulai awal Februari 2024 lalu. Diperkirakan jalan yang rusak sepanjang tiga kilometer yang melintas di Padukuhan Jali, Nawung, Kalinongko Kidul dan Lemahbang. “Rusaknya parah karena aspal mengelupas dan berlubang di banyak titik di sepanjang jalur tiga kilometer,” katanya.
Parwoko tidak menampik kondisi jalan bisa semakin rusak akibat penambangan tol Jogja-Solo. Selain aktivitas lalu lalang truk bermuatan tanah uruk masih berlangsung, kondisi hujan bisa makin memperparah.
“Sebenarnya dari pemkab ada upaya pemeliharaan tiap tahunnya. Tapi, dilakukan bertahap, harapannya kerusakan ini bisa diperbaiki,” katanya.
Meski jalur berada di wilayah perbukitan, Parwoko mengakui jalan ini bisa membantu warga untuk menghindari kemacetan di wilayah Prambanan. “Jadi menjadi jalur alternatif bagi warga di Piyungan yang mau menuju Klaten. Makanya kami berharap bisa diperbaiki jalannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Tim voli putra Indonesia mengalahkan Kirgiztan 3-0 di Asian Games 2026. Laga melawan Iran menjadi penentu peluang lolos ke fase berikutnya.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.