Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Desain Pasar Godean Sleman./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Revitalisasi Pasar Godean ditarget selesai pada Mei 2024. Untuk persiapan pengoperasian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman mulai membuat kajian untuk penempatan para pedagang.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Tina Hastani mengatakan pembangunan Pasar Godean masih berlangsung hingga sekarang. Bangunan baru akan terdiri dari tiga lantai dan ditargetkan pengerjaan selesai Mei mendatang. “Masih proses dan mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu,” kata Tina kepada wartawan, Kamis (21/3/2024).
Disinggung mengenai waktu pengoperasian, ia belum bisa memastikan. Tina berdalih, pada saat pembangunan selesai ada tahapan administrasi yang harus diselesaikan. “Masih ada juga berkaitan dengan masalah parkir. Tapi yang jelas, sebelum digunakan ada proses pelimpahan dari Kementerian PUPR kepada Pemkab Sleman,” katanya.
Meski masih dalam proses pembangunan, Tina mengakui mulai menyiapkan untuk proses penempatan bagi para pedagang dari pasar darurat ke lokasi baru. Rencanaya skema penempatan akan dikoordinasikan dengan paguyuban sehingga pemilihan tempat tidak menimbulkan kecemburuan atau konflik antar pedagang. “Ini yang masih dikaji. Yang jelas, penempatan dengan model zonasi dan penempatan bisa dilakukan dengan model undian,” katanya.
Baca Juga
Begini Wajah Baru Pasar Godean Setelah Direvitalisasi, Cantik
Pasar Godean Baru Diklaim Lebih Ramah Difabel
Progres Pembangunan Pasar Godean Capai 60%, Dilengkapi Lahan Parkir 1.000 Kendaraan
Tina menjelaskan sesuai dengan perencanaan, lantai satu nantinya digunakan oleh pedagang yang menjual komoditas basah seperti sayur, buah-buahan, hingga daging. Lantai kedua di Pasar Godean direncanakan untuk penjual kerajinan, aksesoris, dan kuliner. Selain itu juga akan digunakan untuk pedagang peralatan pertanian, penjual sepeda dan tempat ibadah. “Untuk lantai tiga dipergunakan aktvitas perkantoran pasar. Untuk pedagang, jumlahnya masih sama ada 1.837 pedagang dan tidak ada penambahan atau pengurangan,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo belum lama ini meninjau lokasi pembangunan Pasar Godean. Menurut dia, prosesnya berjalan dengan baik sehingga optimistis dapat selesai tepat waktu. “Saya pastikan pasar akan ramah difabel. Selain itu, fasilitasnya tidak hanya tempat jualan, tapi juga ada toilet, tempat ibadah hingga tempat parkir yang representative,” kata Kustini.
Ia berharap Pasar Godean bisa ikon baru karena tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tapi juga menjadi lokasi wisata. Hal ini mengingat adanya Makam Mbah Jembrak yang keberadaannya akan tetap dipertahankan. “Jadi dengan begini masyarakat bisa berziarah dengan nyaman dan tenang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 13 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.