Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Penyerahan 3.048 paket zakat secara simbolis dalam gelaran Festival Ramadan yang diselenggarakan Kemenag Kulonprogo, Jumat sore (22/3/2024) Dok Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 3.048 warga di Bumi Binangun mendapat paket zakat dari Kemenag Kulonprogo dalam gelaran Festival Ramadan. Gelaran itu merupakan kolaborasi bersama Baznas, Lazisnu, Lazismu, Agen Sedekah, dan Dharma Wanita Persatuan Kulonprogo.
Paket zakat dalam bentuk sembako itu dibagikan dari hasil penghimpunan lembaga yang jadi kolaborator dalam gelaran tersebut, antara lain Lazisnu, Lazismu, dan Agenda Sedekah memberikan masing-masing 500 paket, lalu Baznas 1.000 paket, dan Dharma Wanita Persatuan memberikan 48 paket. Paket sembako itu dibagikan ke warga Bumi Binangun yang membutuhkan dimana masuk kategori ekonomi bawah.
BACA JUGA : Penyaluran Zakat Menjadi Instrumen Keadilan Sosial
Kepala Kemenag Kulonprogo Wahib Jamil menyebut Festival Ramadan merupakan kegiatan kementeriannya yang sifatnya nasional. "Acara ini juga digelar secara serentak secara nasional dari Kemenag RI dan diikuti oleh Kanwil Kemenag Provinsi, serta Kankemenag Kabupaten/Kota se-Indonesia," ujarnya, Minggu (24/3/2024).
Festival Ramadan dibuka pada Jumat sore (22/3/2024) kemarin. "Kegiatan ini jadi medium untuk saling meningkatkan kolaborasi dalam kebaikan terutama di bulan suci Ramadan," katanya.
Paket sembako yang dibagikan di Bumi Binangun, jelas Wahib, merupakan bentuk kolaborasi bersama dan bukti potensi zakat yang dapat dimaksimalkan dalam distribusi sosial. "Tata kelola zakat ini bisa terwujud dengan baik dengan kolaborasi secara penuh tanggung jawab, tidak bisa jalan sendiri-sendiri agar berdampak signifikan bagi seluruh masyarakat," terangnya.
Secara nasional potensi zakat yang ada mencapai Rp327 triliun, sedangkan yang mampu dikelola sampai saat ini baru Rp40 triliun. "Festival Ramadan ini adalah momentum istimewa untuk meningkatkan pengelolaan zakat dan potensi nilainya yang besar," tuturnya Wakil Menteri Agama, Saiful Ahmad Dasuki yang membuka Festival Ramadan secara virtual.
Saiful menyatakan Festival Ramadan tersebut adalah wujud sinergi dalam menghadapi masalah sosial. "Solidaritas tersebut penting dalam memperkuat nilai kebaikan agar berdampak positif," terangnya.
Festival Ramadan secara nasional, jelas Saiful, turut dibagikan sekitar 1,5 juta paket zakat di seluruh Indonesia. " Selain itu juga dilakukan sosialisasi dan penyerahan sertifikat produk halal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.