WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Di media sosial beredar video yang memperlihatkan seorang lansia tidur di pinggir jalan, di dalam Plengkung Gading. Satpol PP Kota Jogja mengaku sudah memantau keberadaan gelandangan ini. Mereka pun akan segera mengambil tindakan.
Video tersebut dibagikan oleh akun @Merapi Uncover di platform X dan Instagram, Senin (25/3/2024) dini hari. Dalam unggahan itu, dijelaskan adanya seorang nenek yang tertidur di Plengkung Gading. Warga sudah berusaha membangunkan tetapi tidak berhasil.
Dari keterangan yang sama juga diketahui nenek itu sudah tidur di lokasi yang sama sendirian sejak hari sebelumnya.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat menjelaskan saat ini personelnya sudah memantau laporan ini. “Sudah kami pantau secara intensif,” katanya.
Satpol PP Kota Jogja sudah menyisir lokasi dan berkoordinasi dengan pihak Kemantren Kraton, tetapi belum menemukan keberadaan gelandangan tersebut. “Tadi pagi sudah dilakukan penyisiran di seputaran Plengkung Gading tetapi nihil,” ujarnya.
Dari informasi yang dikumpulkan, ia mengungkapkan jika gelandangan tersebut tidak setiap hari berada di Plengkung Gading. Meski demikian, di sekitar lokasi tersebut memang pernah beberapa kali terpantau adanya gelandangan.
Informasi ini ia dapatkan dari pihak Kemantren Kraton. Meski demikian, dari pihak kemantren pun belum memastikan apakah gelandangan itu orang yang sama dengan yang diunggah di media sosial saat ini. “Kemantren pernah dua kali mengevakuasi lansia perempuan di lokasi dimaksud. Hanya saja tidak jelas apakah orang yang sama,” ungkapnya.
BACA JUGA: Terjaring Razia, Gepeng di Sleman Bakal Langsung Dipulangkan
Satpol PP Kota Jogja masih akan melanjutkan pemantauan ini dengan dibantu petugas di wilayah. “Malam ini kami monitor lagi lokasi yang dimaksud. Sudah kami koordinasikan dengan MPP [Mantri Pamong Praja], BKO [Bawah Kendali Operasi] kemantren dan Pollsek setempat,” kata dia.
Adapun tindak lanjut yang akan diambil jika telah mendapatkan gelandangan tersebut, pihaknya akan mengirimkannya ke tempat assessment untuk ditentukan langkah atau penanganan selanjutnya. “Akan kami bawa ke Camp Assessment DIY,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.