Masjid di DIY Menerima Dana Zakat Mal yang Dihimpun dari Para Dokter

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Kamis, 28 Maret 2024 17:27 WIB
Masjid di DIY Menerima Dana Zakat Mal yang Dihimpun dari Para Dokter

Proses pentasyarufan zakat mal dokter di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (28/3/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin

Harianjogja.com, GONDOMANAN—Kantor Layanan Lazismu Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta melakukan pentasyarufan zakat mal yang dihimpun dari pada dokter di lingkup RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan RS PKU Muhammadiyah Gamping.

"Zakat diberikan kepada beberapa masjid di DIY dengan total dana Rp 35 juta," kata Ketua Kantor Layanan Lazismu Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Alfis Khoirul Khisholi, Kamis (28/3/2024).

Alfis menuturkan pihaknya sengaja menjadikan masjid sebagai sasaran pentasyarufan. Menurutnya, masjid merupakan tempat dilakukannya pembinaan masyarakat. Sehingga diharapkan bantuan ini akan semakin menghidupkan masjid. Selain pentasyarufan dana zakat mal doker, pihaknya juga menggelar berbagai rangkaian kegiatan Ramadan.

"Selama Ramadan ada kegiatan beruntun pada program tasyaruf zakat dokter. Tahun ini seperti sapa klinik, tunjangan hari raya untuk dhuafa, berbagi bersama disabilitas, dan back to masjid," jelasnya.

Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu DIY Maryono mengaku mengapresiasi kesadaran para dokter di lingkup RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Menurutnya, ini sebagian dari kewajiban dan diharapkan bisa menjadi motivasi bagi lainnya untuk turut mengamalkan. Maryono menuturkan masjid menjadi salah satu sasaran. Sebab, menurutnya masjid merupakan tempat perjuangan. Namun, masjid bukan satu-satunya yang disasar.

"Programnya banyak tidak hanya masjid, tapi juga driver ambulanMu, teman-teman netra, pedagang, kami sasar semua," kata Maryono.

Baca Juga

Lazismu Menerima dan Menyalurkan Donasi untuk Palestina

Lazismu Salurkan Bantuan Program Rp3,5 Miliar untuk Warga DIY

Lazismu Terima Dana Kemanusiaan Rp1,5 Miliar dari Unilever

Dia rutin menghimpun data dari lembaga cabang dan rating. Tujuannya untuk mengetahui, wilayah mana saja yang masih punya masjid yang perlu untuk dibantu.

"Harapan kami ke depan di samping jumlahnya lebih besar, juga yang diberi zakat sebagai penerima harapan kami lebih besar. Insya Allah ini tiap tahun ada tidak hanya di Jogja tapi di RS PKU Muhammadiyah lainnya," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online