Pesona 8 Etnis Sumatra Utara Curi Perhatian Turis di Malioboro
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Foto ilustrasi gaji/tunjangan hari raya - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 18 perusahaan di DIY dilaporkan ke posko aduan THR Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY lantaran sampai H-7 lebaran belum juga membayarkan THR kepada pekerjanya. Jawatan itu masih memberikan tenggat waktu kepada perusahaan sampai dengan pukul 00.00 Wib hari ini untuk segera membayarkan hak pekerjanya.
Koordinator Satgas Posko THR Disnakertrans DIY R. Darmawan mengatakan, 18 perusahaan itu paling banyak berada di Sleman dengan jumlah tujuh perusahaan, Kota Jogja lima perusahaan, Bantul tiga perusahaan, Kulonprogo dua perusahaan dan Gunungkidul satu perusahaan.
"Alasan dari perusahaan itu rata-rata mengalami kerugian maka belum bayar THR, macam-macam perusahaannya ada outsourcing, manufaktur, transportasi dan kesehatan," katanya, Rabu (3/4/2024).
Menurutnya, jumlah perusahaan yang belum membayarkan THR sampai dengan H-7 itu berkurang dibandingkan dengan tahun lalu. Sejumlah perusahaan itu pun sebagian ada yang telah berkomitmen untuk segera membayarkan THR kepada pekerjanya sebelum lebaran mendatang.
"Dari 18 itu ada yang sudah selesai dan disepakati untuk dibayar hari ini, tapi ada juga yang masih konfirmasi. Kami tunggu sampai jam 12 malam nanti, kalau belum bayar tetap kami dorong agar sebelum lebaran dibayarkan. Kami juga melihat kelangsungan usaha mereka agar tetap eksis," ujarnya.
Wawan menerangkan, jika sampai hari ini THR kepada pekerja perusahaan itu belum juga dibayarkan nantinya tindak lanjut akan dilimpahkan kepada petugas pengawas dari Disnakertrans DIY. Pihaknya memastikan akan ada denda jika THR dibayarkan telat dari ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA: Buruh yang Alami Masalah Soal THR, Segera Lapor ke Sini
"Kalau lewat dari hari ini kan lewat batas dan kena denda 5 persen. Kami tetap terus dorong agar sebelum lebaran dibayar. Ga boleh juga dicicil sekarang, pas pandemi memang boleh. Harus langsung semuanya dibayar sesuai ketentuannya," kata Wawan.
Wawan menambahkan, jika sampai lebaran THR belum juga dibayarkan maka sejumlah perusahaan tersebut akan ditindak sesuai ketentuan. Pertama petugas pengawas Disnakertrans DIY akan memberikan surat teguran tertulis kepada perusahaan, jika tidak diindahkan maka dilakukan pembatasan kegiatan produk barang dan jasa.
"Kalau belum juga dibayar bisa sampai dengan penundaan izin usaha, kalau memang ga dibayar. Hari ini kita juga terjunkan petugas pengawas dan pembicaraan antar bipartit supaya bisa dibayarkan THR," pungkas dia.
Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi menyebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Kabupaten/Kota dengan didukung oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB), sehingga diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik baiknya oleh perusahaan /pemberi kerja dalam pembayaran THR.
"Selain membuka posko aduan dan konsultasi secara online kami juga telah deteksi dini terhadap perusahaan yang berpotensi bermasalah dalam pemberian THR," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Simak rekomendasi 9 mobil van terbaik di Indonesia mulai dari Wuling Formo, Gran Max, Hiace Premio hingga Mercedes-Benz V-Class. Cocok untuk keluarga maupun bis
CEO OpenAI Sam Altman menyebut dunia telah memasuki era singularitas AI. Pernyataan itu memicu perdebatan baru tentang manfaat dan risiko kecerdasan buatan bagi
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen