Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Miniatur Sumbu Filosofi di selatan Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih, Jogja, Selasa (21/1/2023)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JOGJA—Hadirnya investasi di bidang kepariwisataan diperlukan untuk mendukung desa wisata agar lebih berkembang dan lebih dikenal. Meski demikian, investasi pariwisata harus tetap memperhatikan mitigasi bencana dan kebermanfaatan untuk masyarakat.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, menuturkan investasi pariwisata harus bisa didorong hidupkan dan dukung desa wisata. “Bisa dengan model kerjasama BUMDes. Hal penting yang lain pengembangan pariwisata harus perhatikan mitigasi bencana,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/4/2024).
Potensi kampung wisata dan desa wisata yang ada di DIY bisa menjadi alternatif kunjungan jutaan pemudik yang menuju Jogja maupun sekedar melintasi DIY. Posisi strategis DIY sebagai titik kunjungan dan tempat persinggahan pemudik perlu dimanfaatkan untuk sebaik-baiknya.
"DPRD DIY jelas mendorong tumbuhnya pariwisata menjadi penggerak perekonomian rakyat, jutaan orang mudik ke Jogja. Ini perlu pelayanan publik pariwisata yang baik," katanya.
Menurutnya ada tiga hal pokok yang harus mendapatkan perhatian bersama dalam investasi kepariwisataan ke depan, pertama pariwisata harus mampu dinikmati oleh masyarakat Jogja, tidak hanya jadi penonton saja. “Ada lho investasi pariwisata di DIY yang janjinya pekerjakan warga, ternyata hanya satu saja pegawai dari lokal,” ungkapnya.
BACA JUGA: Berikut Agenda Wisata Jogja Selama April 2024, Bisa Jadi Alternatif Liburan Lebaran
Kedua, destinasi wisata dan investasi pariwisata harus perhatikan daya dukung juga mitigasi resiko bencana. Ketiga, bagaimana kampung wisata dan desa wisata bisa jadi favorit kunjungan wisatawan. “Selama inj masih belum signifikan angka kunjungan ke desa wisata dan pokdarwis siapkan paket wisata," paparnya.
Ketua Koperasi Natawana, Dlingo, Bantul, Purwoharsono, mengatakan dengan tata kelola pariwisata yang baik di Bantul, ada kawasan desa wisata sahabat rimba yang disingkat jadi Dewi Sari. Desa wisata tersebut dikelola oleh BUMDes.
"Kami dorong desa wisata bisa benar benar berkembang dan terkelola baik. Langkah kerjasama pemberdayaan masyarakat dijalankan. Lewat BUMDes sudah dirintis pelayanan kepariwisataan di desa seperti yang ada di Mangunan, Bantul," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.
Harga minyak nasional Januari–September 2026 mencapai US$85–90 per barel. Pemerintah tetap menjaga harga Pertalite dan Biosolar.
Dua warga Lumbungkerep Klaten menjadi penumpang KM Virgo Transport 8. Danang selamat, sedangkan Bagus masih dalam pencarian.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.