Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Miniatur Sumbu Filosofi di selatan Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih, Jogja, Selasa (21/1/2023)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JOGJA—Hadirnya investasi di bidang kepariwisataan diperlukan untuk mendukung desa wisata agar lebih berkembang dan lebih dikenal. Meski demikian, investasi pariwisata harus tetap memperhatikan mitigasi bencana dan kebermanfaatan untuk masyarakat.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, menuturkan investasi pariwisata harus bisa didorong hidupkan dan dukung desa wisata. “Bisa dengan model kerjasama BUMDes. Hal penting yang lain pengembangan pariwisata harus perhatikan mitigasi bencana,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/4/2024).
Potensi kampung wisata dan desa wisata yang ada di DIY bisa menjadi alternatif kunjungan jutaan pemudik yang menuju Jogja maupun sekedar melintasi DIY. Posisi strategis DIY sebagai titik kunjungan dan tempat persinggahan pemudik perlu dimanfaatkan untuk sebaik-baiknya.
"DPRD DIY jelas mendorong tumbuhnya pariwisata menjadi penggerak perekonomian rakyat, jutaan orang mudik ke Jogja. Ini perlu pelayanan publik pariwisata yang baik," katanya.
Menurutnya ada tiga hal pokok yang harus mendapatkan perhatian bersama dalam investasi kepariwisataan ke depan, pertama pariwisata harus mampu dinikmati oleh masyarakat Jogja, tidak hanya jadi penonton saja. “Ada lho investasi pariwisata di DIY yang janjinya pekerjakan warga, ternyata hanya satu saja pegawai dari lokal,” ungkapnya.
BACA JUGA: Berikut Agenda Wisata Jogja Selama April 2024, Bisa Jadi Alternatif Liburan Lebaran
Kedua, destinasi wisata dan investasi pariwisata harus perhatikan daya dukung juga mitigasi resiko bencana. Ketiga, bagaimana kampung wisata dan desa wisata bisa jadi favorit kunjungan wisatawan. “Selama inj masih belum signifikan angka kunjungan ke desa wisata dan pokdarwis siapkan paket wisata," paparnya.
Ketua Koperasi Natawana, Dlingo, Bantul, Purwoharsono, mengatakan dengan tata kelola pariwisata yang baik di Bantul, ada kawasan desa wisata sahabat rimba yang disingkat jadi Dewi Sari. Desa wisata tersebut dikelola oleh BUMDes.
"Kami dorong desa wisata bisa benar benar berkembang dan terkelola baik. Langkah kerjasama pemberdayaan masyarakat dijalankan. Lewat BUMDes sudah dirintis pelayanan kepariwisataan di desa seperti yang ada di Mangunan, Bantul," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.