KA Bandara YIA Makin Diminati, Pengguna Reguler Naik 2,97 Persen
Pengguna KA Bandara YIA Reguler mencapai 1,23 juta hingga Agustus 2026, tumbuh 2,97 persen dan memperkuat konektivitas Jogja-YIA.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul mencatat masih ada sekitar 35% jalan kabupaten dalam kondisi tidak baik alias rusak, baik rusak ringan maupun berat. Anggaran perbaikan diperkirakan butuh sekitar Rp400 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul, Eka Budisantoso menyampaikan kondisi jalan kabupaten yang tidak memadai tersebut sekitar 427,74 kilometer. Sementara jalan kabupaten yang kondisinya baik diklaim mencapai 64,67% atau 782 kilometer.
"Kondisi jalan kabupaten yang tidak mantap beragam, mulai dari rusak ringan dan rusak berat," katanya, Kamis (4/4/2024).
Eka menyampaikan awal 2024 ada penambahan panjang dan ruas jalan kabupaten karena perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten.
Pada 2024 ada penambahan sebanyak 625 ruas jalan kabupaten, dari sebelumnya hanya ada 376 ruas jalan, atau sepanjang 624,47 kilometer menjadi 1.001 ruas jalan dan sepanjang 1.210,72 kilometer.
Eka menilai perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten tersebut menambah beban anggaran perbaikan jalan yang harus ditanggung Pemkab Bantul. Tahun lalu sebelum ada perubahan status jalan tersebut, ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap ada sekitar 76%, sementara saat ini kondisi jalan kabupaten yang baik secara persentase hanya 64%.
Alokasi anggaran perbaikan jalan yang terbatas menyebabkan perbaikan jalan kabupaten harus dilakukan bertahap. Tahun ini anggaran yang dipatok untuk perbaikan jalan sekitar Rp50 miliar dari total anggaran yang didapat DPUPKP Bantul sekitar Rp70 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD untuk perbaikan jalan, drainase, dan talut.
BACA JUGA: Bupati Sleman Batalkan Pelantikan Pejabat di 22 Maret 2024
Jumlah itu tidak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya yang berkisar Rp60 miliar sampai Rp70 miliar. Sementara menurut Eka untuk memperbaiki 427 kilometer ruas jalan rusak, diperlukan anggaran sekitar Rp400-500 miliar. Dengan anggaran yang terbatas tersebut, DPUPKP Bantul hanya mampu memperbaiki sebagain ruas jalan kabupaten.
Kesiapan Lebaran
Sementara itu Kepala DPUPKP Bantul, Aris Suharyanta menyampaikan perbaikan jalan kabupaten telah dimulai sejak awal tahun.
DPUPKP diklaim terus mengejar kesiapan jalan kabupaten agar dalam kondisi layak selama Lebaran 2024. Aris menyampaikan perbaikan jalan akan memprioritaskan beberapa ruas jalan kabupaten yang menjadi akses ke tempat wisata, serta penghubung jalan provinsi dan nasional.
"Kebutuhan [anggaran] untuk perbaikan jalan kabupaten mencapai ratusan miliar, tidak bisa kami selesaikan dalam satu atau dua tahun anggaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengguna KA Bandara YIA Reguler mencapai 1,23 juta hingga Agustus 2026, tumbuh 2,97 persen dan memperkuat konektivitas Jogja-YIA.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.