11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem, Diduga Titipan Mahasiswi
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Ilustrasi kecelakaan mobil. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Kabupaten Gunungkidul mencatat ada 48 kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama libur panjang Lebaran mulai tanggal (3-16/4/2024). Apabila menghitung mulai tanggal (8-16/4/2024), Polres mencatat ada 36 kejadian laka lantas. Dari kejadian tersebut, ada dua orang yang meninggal dunia (MD).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan laka lantas dapat disebabkan faktor alam, kendaraan, dan manusia. Laka yang terjadi selama libur Lebaran tersebut terjadi karena faktor manusia. Kata Darmadi, kebanyakan korban abai terhadap keselamatan seperti memacu kendaraan dengan kencang dan kurang berkonsentrasi.
Laka lantas yang memakan korban meninggal dunia tersebut terjadi di Jalan Baron dan Tepus. Kedua korban, kata Darmadi merupakan warga Gunungkidul. Mereka sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.
Potensi laka lantas meningkat karena ada lonjakan arus lalu lintas di Gunungkidul. Data yang dicatat Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menunjukkan ada 31.060 unit kendaraan masuk pada Rabu (10/4/2024).
Pada Kamis (11/4/2024), kendaraan masuk mencapai 36.479 unit. Jumlah tersebut meningkat sehari setelahnya mencapai 38.017 unit. Kemudian, pada Sabtu (13/4/2024), kendaraan masuk mencapai 30.757 unit. Terakhir, Minggu (14/4/2024) ada 19.339 unit.
Dengan begitu dari tanggal (10-14/4/2024) ada 359.231 kendaraan masuk dan ada 298.302 kendaraaan keluar.
Baca Juga
Tahun Lalu, 80 Orang Meninggal karena Lakalantas di Gunungkidul, Kerugian Tembus 702 Juta
Terlindas Bus Pariwisata, Pengendara Motor Asal Gunungkidul Tewas di Jalan Jogja-Wonosari
Belum Genap 2 Bulan, Sudah Ada 120 Kejadian Laka Lantas di Gunungkidul, 9 Meninggal
Kepala Dishub Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengaku kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama libur Lebaran di Gunungkidul menjadi evaluasi bersama.
“Masih ada pengemudi yang mengantuk dan memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Itu jadi evaluasi kami juga,” kata Rakhmadian.
Rakhmadian juga menyinggung perihal lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang rusak selama libur Lebaran meski telah diperbaiki seperti di Bunder, Patuk dan Alas Wanagama. LPJU tersebut, kata dia perlu diganti.
“Kami terus menerus memperbaiki LPJU sepanjang anggaran kami mampu. Tidak menunggu Lebaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Veda Ega Pratama siap tampil di Moto3 Barcelona 2026 dengan peluang besar menembus tiga besar klasemen dunia