Dewan Soroti SD Negeri di Kota Jogja Kalah Bersaing dengan Swasta
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Ilustrasi ekspor impor (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL—Kondisi di Timur Tengah yang semakin mencekam setelah terjadi serangan dari Iran-Israel beberapa waktu lalu tidak berdampak pada aktivitas ekspor produk dari Bantul. Pangsa pasar produk ekspor Bantul yang masih menyasar negara-negara di Eropa menjadi penyebabnya.
Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Husin Bahri menuturkan sebagian besar produk lokal Bantul diekspor ke negara-negara di Eropa selama 2023.
"Permintaan ekspor Bantul masih cenderung tinggi di Eropa. [Situasi pernah Timur Tengah] tidak terlalu berdampak, relatif stabil permintaannya [ekspor]," ujarnya, Minggu (21/4/2024).
Dia menuturkan pada 2023, negara tujuan ekspor produk lokal Bantul dengan nilai tertinggi berada di Jerman hingga 25 juta USD, Amerika hingga 18 juta USD, dan Belanda hingga 10 juta USD.
Baca Juga
Dampak Perang Iran Vs Israel, Harga Gandum dan Kedelai Terancam Naik
Dampak Serangan Israel ke Iran, Harga Minyak Melonjak
Antisipasi Perang Iran Israel, Program Gas Murah Bakal Dilanjutkan
Sementara volume ekspor produk lokal Bantul paling banyak dipasok ke Amerika Serikat 4 juta kg, Australia 3,5 juta kg, dan Belanda 3,2 juta kg.
Husin menilai dengan menyasar pangsa pasar Eropa, nilai ekspor Bantul pun cenderung meningkat meski tidak signifikan pada tahun 2022-2023.
DKUKMPP Bantul mencatat nilai ekspor Bantul tahun 2023 mencapai 118 juta USD, atau meningkat dibandingkan tahun 2022 yang hanya 116 juta USD.
Dari angka tersebut, komoditas furniture, garmen dan sarung tangan menempati posisi komoditi ekspor dengan nilai tertinggi tahun 2023. "Ekspor furniture tahun 2023 mencapai angka 36 juta USD, garmen mencapai 29 USD, dan sarung tangan mencapai 7,3 juta USD," ujarnya.
Sementara furniture masih menempati komoditi dengan volume ekspor terbanyak tahun 2023. Ekspor furniture mencapai 9,6 juta kg, kemudian disusul gula kelapa 2,8 juta kg, dan kerajinan batu mencapai 2,1 juta kg.
Dia menilai pertumbuhan ekspor tersebut cukup baik. Jumlah eskportir pada 2023 mencapai 120 eksportir dari sebelumnya 115 eksportir pada 2022. "Kemudian untuk jumlah komoditi ekspor pada 2023 mencapai 53 komoditas dari 37 komoditas tahun 2022," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.