Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Pemungutan Suara - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman akan menggelar rapat pleno terbuka penetapan caleg terpilih hasil Pemilu 2024 di The Rich Jogja Hotel di Jalan Magelang Km18, Kamis (2/5/2024) sore. Penetapan mengacu pada hasil rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kabupaten yang terlaksana di awal Maret lalu.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlisoh mengatakan, pascapenetapan hasil rekapitulasi perhitungan suara di awal Maret 2024, KPU Sleman tidak serta merta bisa langsung menetapkan caleg terpilih. Pasalnya, setelah penetapan hasil ada peluang bagi para calon untuk mengajukan sengekta Perselisihan Hasil Perhitungan Suara (PHPU) ke Mahkama Konstitusi.
Berdasarkan surat dari KPU RI yang mengacu pada tembusan Buku Registrasi Perkara Konstitusi dari MK, Kabupaten Sleman dinyatakan menjadi salah satu daerah yang tidak ada sengketa pemilu. Oleh karenanya, dalam rentang waktu setelah surat diterima, KPU Sleman berkewajiban menetapkan dan mengumumkan caleg terpilih hasil Pemilu 2024.
“Sore nanti pukul 16.00 WIB kita gelar pleno penetapan di The Rich Jogja Hotel,” kata Aan, sapaan akrabnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis siang.
Menurut dia, penetapan caleg terpilih mengacu pada hasil rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kabupaten. Adapun metode yang digunakan penetapan kursi yang diperoleh masih sama dengan penyelenggaraan Pemilu 2019, yakni dengan metode sainte lague.
“Untuk hasilnya, siap saja yang terpilih ada berapa raihan kursi oleh partai nanti setelah penetapan dilakukan. Yang jelas, kami sudah koordinasi dengan parpol dan Bawaslu untuk kelancaran penetapan,” katanya.
Meski belum ditetapkan secara resmi, raihan kursi maupun caleg terpilih bisa diketahui melalui perhitungan dengan menggunakan metode sainte lague. Parpol di Sleman juga sudah memperkirakan berapa jumlah kursi yang diraih.
BACA JUGA: Hasil Pemilu 2024: Muka-Muka Lama Masih Mendominasi DPRD Sleman
Sebagaimana kabar yang beredar, PDI Perjuangan dipastikan tetap menjadi peraih kursi terbanyak. Namun, torehan turun dari 15 kursi di Pemilu 2019 jadi hanya 13 kursi di DPRD Sleman.
Adapun PKB berada diurutan kedua dengan raihan tujuh kursi. Sedangkan untuk PKS, Gerindra, PAN dan Golkar masing-masing memeroleh enam kursi. Adapun enma kursi tersisa di DPRD Sleman, dibagi rata antara NasDem dan PPP yang masing-masing memeroleh tiga kursi.
Ketua PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto mengatakan, partainya masih menjadi pemenang di Pileg 2024 di Sleman. Hanya saja, ia mengakui jumlah kursi yang diperoleh tidak sebanyak di Pemilu 2019 lalu.
“Berdasarkan perhitungan yang ada kursi yang diraih turun dari 15 kursi menjadi hanya 13 kursi. Tapi, secara jumlah masih merupakan yang terbanyak meraih kursi DPRD Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Timnas Indonesia menggelar latihan jelang menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026. Marselino Ferdinan masih absen karena cedera.
Bank Mandiri memprediksi inflasi Juli 2026 sebesar 0,03 persen secara bulanan. Penurunan harga pangan diperkirakan menahan kenaikan inflasi.
Suzuki XL7 terbaru hadir dengan fitur keselamatan modern, teknologi SHVS 1.500 cc, serta harga mulai Rp274,3 juta di Jakarta.
Dinkes Kulonprogo membuka lowongan Pegawai BLUD Puskesmas 2026 untuk dokter dan perawat. Simak formasi, syarat, dan jadwal pendaftarannya.
Update gempa Kumamoto Jepang, 38 orang tewas, lebih dari 9.200 warga mengungsi, ribuan rumah terdampak dan layanan dasar masih terganggu.