Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemberangkatan jemaah calon haji asal Bumi Binangun akan dibagi dalam dua kloter karena jumlahnya yang berlebih. Total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan dari Kulonprogo ke Arab Saudi itu sebanyak 384 orang termasuk petugas yang akan mendampingi.
Kloter pemberangkatan pertama jamaah calon haji Kulonprogo sebanyak 360 orang, dimana 355 jamaah calon haji dan lima orang petugas pendamping. Pemberangkatan haji ini akan dilakukan Pemkab Kulonprogo pada 23 Mei nanti.
Kloter kedua pemberangkatan diselenggarakan pada 9 Juni nanti yang diikuti 24 orang dimana 22 tergolong jamaah calon haji dan dua lainnya petugas. Semua kloter pemberangkatan haji ini menuju Surakata dimana penerbanyannya nanti menggunakan Bandara Adi Sumarmo.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kulonprogo, Mulyono pada Senin (6/5/2024) menjelaskan petugas pendamping jamaah haji yang disiapkannya total tujuh orang. Peran pendampingan ini untuk memastikan jemaah haji terlayani dengan baik selama menunaikan rukun Islam ke-5 itu.
Mulyono menerangkan pendampingan jamaah haji akan diprioritaskan ke kelompok rentan, terutama lansia. Prioritas itu dibuktikan dengan pendataan jamaah yang akan menggunakan kursi roda saat menunaikan ibadahnya.
Sementara ini sudah ada 10 jemaah calon haji, jelas Mulyono, yang mendaftarkan diri untuk menggunakan kursi roda. "Sebabnya beragam ada yang pernah cidera, ada yang pengeroposan tulang, ada yang pernah operasi dan lainnya, semuanya akan difasilitasi kursi roda," jelasnya, Senin siang.
BACA JUGA: Pembangunan Asrama Haji di Kulonprogo Diminta Dipercepat
Pemberangkatan jamaah haji Kulonprogo ke Surakarta, lanjut Mulyono, juga tengah dikoordinasikan dengan Pemkab Kulonprogo. Mulyono menyebut Rabu (8/5/2024) nanti Kemenag Kulonprogo akan mengadakan rapat koordinasi dengan Pemkab untuk membahas akomodasi pemberangkatan tersebut.
Diperkirakan butuh delapan bus untuk memberangkatkan 360 orang ke Surakarta tersebut. "Nanti akan disediakan bus dari Pemkab Kulonprogo, termasuk yang melepas jamaah haji nanti Penjabat Bupati," katanya.
Kepala Kemenag Kulonprogo Wahib Jamil menjelaskan persiapan sudah matang dilakukan lembaganya untuk jamaah haji tersebut. Wahib menyebut setidaknya jemaah yang ada sudah tiga kali melakukan manasik, dari level kapanewon, kabupaten, hingga provinsi.
Pendampingan jemaah haji, papar Wahib, juga tak hanya dilakukan tujuh orang itu saja. Melainkan ada tim lain, seperti dari petugas di Mekah, petugas pusat, petugas provinsi, sampai pengelompokan jamaah yang masing-masing ada koordinatornya.
Wahib berpesan agar jemaah haji mengikuti arahan petugas yang ada. Terpenting, menurut Wahib, jamaah mesti mematuhi aturan dan ketentuan di Arab Saudi. "Penyelenggaraan haji sekarang makin ketat aturannya oleh Kerajaan Arab Saudi seperti ada penjadwalan misalnya lempar jumroh dan lainnya, itu harus ditaati agar semuanya lancar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.