BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 195.000 Pekerja di Sleman
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Suasana di kawasan Embung Batara Sriten di Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar. Foto diambil belum lama ini./Istimewa/Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa pengembangan kepariwisataan di tingkat kelompok sadar wisata (pokdarwis) dilakukan bekerja sama dengan perguruan tinggi (PT) seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto mengatakan jawatannya hanya menjadi fasilitator baik bagi PT maupun pokdarwis. Dengan begitu, program pemberdayaan dibiayai murni dari PT.
“Anggarannya dari kampus. Kalau ada program pemberdayaan masyarakat, kami teruskan ke pokdarwis dan desa wisata,” kata Hari dihubungi, Senin (3/6/2024).
Dia menjelaskan pokdarwis merupakan cikal bakal terbentuknya desa wisata (DW). Keduanya didirikan menggunakan surat keputusan (SK) yang berbeda. Pokdarwis dibentuk dengan SK Gubernur dan DW dibentuk dengan SK Bupati.
Hingga saat ini baru ada 79 pokdarwis dari 144 kalurahan/desa yang ada di Gunungkidul. Dispar masih perlu menggenjor pembentukan pokdarwis di kalurahan lain. Kendala yang menurut Hari rata-rata ada di seluruh kalurahan yaitu sosok penggerak.
“Konsepnya memang pokdarwis lembaga non profit. Pokdarwis ini sebagai roda penggerak untuk menjalankan pariwisata yang ada di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Baca Juga
Pokdarwis di Gunungkidul Akan Digelontor Bantuan Puluhan Juta Rupiah
Cegah Praktik Nuthuk Tarif, Dispar Gunungkidul Bakal Kumpulkan Pelaku Usaha Wisata
Kecewa dengan Pemerintah, Warga Tutup Jalan Masuk ke Pantai Widodaren Gunungkidul
Pada Sabtu (1/6/2024), Dispar bersama UNY dalam program pertukaran mahasiswa melakukan pemberdayaan di Pokdarwis Gari, Kalurahan Gari, Wonosari. Bentuk kontribusi sosial peserta pertukaran mahasiswa itu yaitu pelatihan peternakan dan pemberian delapan ekor kelinci.
Menurut Hari, Kalurahan Gari telah memiliki potensi wisata pertanian hortikultura dan peternakan sapi-kambing.
“Masyarakat tertarik ternak kelici. Bisnisnya dan pengembangannya juga lebih menarik daripada kambing. Sekali beranak bisa enam ekor,” ucapnya.
Selain daging, kotoran kelinci dapat menjadi pupuk pertanian. Hal ini masuk dalam konsep integrated farming.
Ketua Pokdarwis Gari, Dwi Riyanta mengatakan program kerja sama Dispar dengan UNY menjadi motivasi dalam mengembangkan potensi di Kalurahan Gari. “Kami berharap ada program lanjutan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Riyanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia