Permintaan Pakan Ikan Tinggi, Depo Pengok Jogja Kekurangan Sampah Organik
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Tim SAR melakukan pencarian terhadap dua nelayan Gunungkidul yang hilang, Kamis (6/6/2024) dinihari. /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua nelayan bernama Agung Widodo, 55, warga Pracimantoro dan Tatak Prayogo, 27, warga Girisubo hilang setelah memasang jaring lobster sekitaran Tebing Nguluran atau barat Pantai Sadeng, Rabu (5/6/2024) pukul 16.30 WIB.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan kedua nelayan tersebut melaut untuk memasang jaring lobster pukul 14.30 WIB menggunakan perahu jukung, Rabu kemarin. Namun, mereka tidak juga mendarat di Dermaga Pantai Sadeng hingga pukul 17.30 WIB.
BACA JUGA : 2 Nelayan Pantai Sadeng Gunungkidul Hilang Misterus, Begini Kronologinya
Anggota SAR berinisiatif mencari ke tengah lautan. Tidak lama setelah pergi dari dermaga Pantai Sadeng, tepatnya di depan Tebing Nguluran, anggota SAR menemukan sebuah tangki perahu mesin tempel yang diduga tangki tersebut adalah tangki perahu korban.
“Anggota SAR tadi kemudian melaporkan kepada regu SAR Pantai Sadeng dan melanjutkan pencarian,” kata Sunu dikonfirmasi, Kamis (6/6/2024).
Setelah itu, SAR Pantai Sadeng dan nelayan menuju ke tempat kejadian. Anggota SAR dengan empat perahu jukung dan nelayan berangkat ke tengah pukul 18.10 WIB. Mereka menemukan serpihan perahu. Beberapa saat kemudian, tim pencarian laut mendarat karena waktu sudah gelap dan gelombang semakin tinggi.
Pukul 20.00 WIB, anggota SAR berjumlah enam belas orang melakukan penyisiran melalui darat. Titik penyisir dibagi menjadi tiga yaitu Tebing Ngungap, Tebing Nguluran, dan Pantai Srakung. Pencarian masih belum membuahkan hasil hingga pukul 01.40 WIB.
Lebih jauh, Sunu menjelaskan rencana operasi hari pertama, Kami (6/6/2024) hari ini. Ada dua tim dalam pencarian hari ini yaitu Tim Kapal dan Tim Darat. Tim Kapal berencana memulai penyisiran dari Pantai Siung ke arah timur menuju tempat kejadian. Tim ini menggunakan perahu jukung dengan anggota pencari dari SAR Wilayah Operasional I dengan empat personel.
Selain itu, dua nelayan dan satu anggota SAR menggunakan sepuluh perahu nelayan Pantai Sadeng akan mulai melakukan penyisiran dermaga Pantai Sadeng ke arah barat menuju tempat kejadian.
Adapun tim darat terbagi menjadi dua search and recue unit (SRU). SRU I melakukan penyisiran di seputaran Tebing Ngungap ke timur dan ke barat hingga radius 500 meter. SRU II melakukan penyisiran di seputaran tebing Pantai Srakung ke timur dan hingga radius 500 m.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Bappenas menyiapkan Peta Jalan Bioekonomi Indonesia yang ditargetkan diadopsi akhir 2026 untuk memperkuat industri dan ekonomi berkelanjutan.
UMY memperkuat kampus berkelanjutan dengan 48 panel surya, rencana SPKLU, penambahan sepeda, perbaikan jalur pejalan kaki, dan daur ulang air.
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis pagi. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
APPDI mengingatkan perusahaan agar menyesuaikan perjanjian transfer data lintas negara dengan UU PDP dan konteks pemrosesan data.