PAW Lurah Sleman Tunggu Perbup, Ini Daftar 5 Kalurahan dan Alasannya
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Seorang pekerja konstruksi sedang menunjukkan pembangunan salah satu ruas jalan pengganti ruas Hargomulyo – Watugajah, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat (14/6/2024). Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan jalan baru dengan mengepras Bukit Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul telah dimulai sejak dua bulan lalu. Saat ini, progres pembangunan jalan baru yang memiliki nilai kontrak sekitar Rp60 miliar itu mencapai 14%.
Manajer Jalan PT Suradi Sejahtera Raya (SSR), Apri Novianto mengatakan proyek yang bernama pembangunan jalan pengganti ruas Hargomulyo – Watugajah ini diadakan untuk menghindarkan pengendara dari Tanjakan Clongop yang dikenal rawan kecelakaan lalu lintas.
“Kalau dikatakan jalan baru ini masuk ruas Tanjakan Clongop atau tidak, penamaan seperti itu saya kurang tahu,” kata Apri ditemui di Mess PT SSR, Kalurahan Watugajah, Jumat (14/6/2024).
Baca Juga: Tanjakan Clongop Gunungkidul Dinormalisasi Tahun Depan, Total Anggaran Rp64 Miliar
Apri menjelaskan jalan eksisting yang masih akan dipakai hanya 500 meter. Setelahnya, jalan eksisting terhubung dengan jalan baru hingga ujungnya di sekitar Puskesmas Gedangsari II.
Jalan eksisting yang telah digantikan itu nantinya, berkemungkinan ditutup, karena tidak dapat dilewat. Terdapat perbedaan ketinggian yang menyulitkan pengendara dari jalan eksisting untuk masuk ke jalan baru.
Kontrak pembangunan ini dilakukan hingga akhir tahun 2024. Meski begitu, jalan baru tersebut diperkirakan dapat digunakan pengendara/wisatawan ketika libur panjang Natal dan Tahun Baru.
“Sekarang itu kami masih tahap penggalian. Pekerjaan kami kebanyakan memotong tebing. Masih proses pemotongan,” katanya.
Jalan baru milik Provinsi DIY ini akan memiliki lebar 7,5 meter. Dua kendaraan roda empat dapat berpapasan. Pengaspalan akan dilakukan sekitar September 2024.Masuk awal tahun 2025, jalan baru itu masih berada dalam masa pemeliharaan hingga enam bulan setelahnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Anna Rina Herbranti mengatakan kontrak pembangunan yang dilakukan sejak Minggu (24/3/2024) itu akan membangun jalan sepanjang 2,5 kilometer. “Persisnya nilai kontrak pembangunan jalan ini Rp60.899.956.139,” kata Anna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.