DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Sleman memastikan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024-2025 tingkat SMA dan sederajat berjalan dengan lancar. Adapun hasilnya, sekolah negeri di Kabupaten Sleman dipastikan tidak ada yang kekurangan murid.
Anggota tim PPDB Balai Dikmen Sleman, Rifangi Setiawan mengatakan, tidak ada kendala terkait dengan penerimaan siswa baru untuk sekolah negeri di tingkat SMA dan SMK. Pasalnya, tahapan sudah memasuki pengumuman hasil pendaftaran. “Sudah diumumkan hari ini dan untuk hasilnya bisa diakses melalui laman resmi PPDB,” kata Rifangi, Jumat (28/6/2024).
Dia menjelaskan, di Kabupaten Sleman ada 17 SMA dan delapan SMK negeri. Berdasarkan hasil dari aplikasi PPDB dipastikan kuota penerimaan siswa baru di sekolah negeri tercukupi. “Kalau dari data kuota di setiap sekolah negeri bisa terpenuhi. Baik itu untuk SMA atau SMK,” katanya.
Meski demikian, dia mengakui proses penerimaan belum selesai. Pasalnya, calon siswa diterima wajib melakukan daftar ulang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Kalau pengalaman tahun lalu ada calon siswa yang tidak mendaftar ulang sehingga dianggap mengundurkan diri. Jadi, kepastian terkait dengan jumlah siswa baru masih menunggu hingga daftar ulang selesai di 3 Juli mendatang,” katanya.
BACA JUGA: PPDB Rampung, 4 Sekolah Negeri di Kulonprogo Daya Tampungnya Tak Terpenuhi
Disinggung soal nilai, ia mengakui bervariasi lantaran di setiap sekolah yang diterima memiliki nilai yang berbeda-beda. Sebagai gambaran untuk penerimaan dari jalur zonasi reguler, SMA Negeri 1 Godean menjadi sekolah dengan rata-rata nilai tertinggi sebesar 332,43.
Di sekolah ini yang diterima memiliki nilai terendah sebesar 317,42 dan tertinggi bernilai 358,96. Kemudian SMA Negeri 1 Kalasan dengan rata-rata nilai 319,18. “Untuk tertinggi di SMA Negeri Kalasan 359,32 dan yang terendah memiliki nilai 301,93,” katanya.
Untuk jalur prestasi, SMA Negeri 1 Godean juga terbaik dengan rata-rata nilai yang diterima 344,81. Adapun calon siswa yang diterima di jalur ini nilai yang terendah 335,81 dan tertinggi 360,54. “Untuk penerimaan jalur prestasi ada delapan SMA negeri yang tidak ada pendaftarnya. Kuota yang kosong ditambahkan untuk jalur zonasi reguler,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BIGBANG meluncurkan Official Light Stick Anniversary Edition untuk merayakan 20 tahun debut. Merchandise spesial ini hadir menjelang tur dunia XX: COSMOS yang j
Banyak penumpang kehilangan barang saat pemeriksaan bandara karena melanggar aturan kabin pesawat. Simak daftar barang yang sering disita, mulai dari power bank
Babak semifinal Piala AFF 2026 dipastikan tanpa wajah baru. Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia yang sama-sama pernah juara akan berebut tiket final dala
Mobil lama tidak selalu lebih hemat. Kenali lima tanda kendaraan sudah saatnya diganti, mulai dari biaya perbaikan yang membengkak hingga faktor keselamatan ber
Marc Marquez mengalami akhir pekan terburuknya di MotoGP Inggris 2026. Pebalap Ducati Lenovo kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin dalam klasemen MotoGP 202